Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

MARHABAN BI AR-RABI'

Oleh : Mutiara Rizqy Amalia
Marhaban bi ar-Rabi’
Bulan kelahiranmu sedang menjemputku
Akankah dengan ini menambah rasa cinta padamu?
Kuharap iya..

Tanah gersang itu mengingatkan sebuah pengabdian
Darah terkucur mengalir dalam setiap pengorbanan
Bersamaan dengan berlinangnya air mata perjuangan
Sedangkan hati penuh dengan pergulatan

Kumerasa ada getaran yang tiada berhenti
Denyut nadi terus melemahkan tubuh ini
Hingga menjalar sampai terpatri dalam hati
Kumohon rasa ini jangan berganti

Rinduku semakin pekak bergemuruh
Sedang hati yang mengingat kian runtuh
Aku takut hanya sebuah semu yang gaduh
Atau mungkin dusta palsu yang  tumbuh

Betapa naifnya diriku mengaku sebagai perindu
Akan jiwa yang terus berlatih candu
Sedangkan aku hanya bisa mengadu
Sambil menangis tersedu-sedu

Ummati ..Ummati .. Ummati
Apakah ucapan itu masih terngiang di telinga?
Apakah kau merasa rindu dengan suaranya?
Apakah hati masih bergetar jika menyebut namanya?

Dimanakah para pecinta yang rela berkorban kepada Sang Kekasih?
Dimanakah para pengagum yang rela berbondong-bondong untuk Sang Pelipur Lara?
Dimanakah para perindu yang rela memberikan seluruh sisa hidupnya untuk Sang Cahaya Hati?

Wahai Engkau yang namanya disandingkan dengan Sang Maha Cinta
Bagaimana agar rindu tidak berakhir dengan cerita
Haruskah rinduku membuat hatiku membuta
Jangan kau biarkan rasa ini terlunta-lunta

Wahai Engkau yang namanya disandingkan dengan Sang Maha Cinta
Tetaplah naungi ummatmu dengan nur-mu
Tetaplah memberi uluran tangan dengan syafa’at-mu
Tetaplah memberi air dengan haudh-mu

Kami mengharap Engkau membukakan pintu surgaNya
Kami menanti Engkau menuntun ke surgaNya
Semoga Engkau senantiasa menyampaikan hajat terbesar untuk para umat-mu
Dan cukuplah semesta menjadi saksi akan isi hatiku untukmu

Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar