Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

EKSISTENSI KURMA DALAM RANAH KESEHATAN

Oleh : Ainu Habibi

Ramadhan merupakan bulan yang mulia untuk seluruh kaum muslim. Ada banyak sisi yang berbeda saat bulan Ramadhan yang tidak sebagaimana hari-hari biasa.  Ada keseruan tersendiri ketika seseorang tengah menjalankan puasa. Bagi seoarang yang mengaku dirinya beragama islam, maka berpuasa tentu saja menjadi sesuatu hal yang sangat diwajibkan. Kecuali bagi orang-orang yang berhalangan untuk menunaikan ibadah puasa.

Hal yang sangat mengasyikkan lainnya ialah ketika bulan puasa seseorang membeli aneka jenis makanan dan juga minuman ketika menjelang berbuka puasa. Bahkan, tidak jarang ada yang berbagi takjil di bulan penuh berkah ini sehingga di sepanjang jalan akan anda temui banyak warga yang membagikan makanan  dan minuman yang di bagikan untuk orang-orang yang berpuasa.

Untuk dapat menjalankan puasa selama satu bulan penuh sesungguhnya itu adalah hal yang sangat sulit. Seseorang harus mampu menahan lapar dan haus dan itu menjadi sebuah tantangan yang sangat berat, Terlebih ketika awal-awal pelakasanaan ibadah puasa.

Hal itu sangat wajar karena tubuh seseorang tengah beradaptasi dengan sesuatu yang baru dimana sebelumnya aktif sarapan di jam tertentu, maka di bulan puasa seseorang harus melakukan makan lebih awal atau yang kita kenal dengan kata lain (sahur). Akhirnya ,perasaan lapar, haus dan lelah menjadi hal yang wajar terjadi.

Untuk seseorang yang sedang menjalankan ibadah puasa, selain memastikan bahwa ia sudah melaksanakan sahur dan memperbanyak konsumsi air putih, maka ada juga resep tambahan yang bisa membuat ia bisa tetap melakukan aktifitas. Yaitu dengan mengkonsumsi kurma yang menjadi salah satu tradisi tertulis selama bulan Ramadhan.

Di bulan suci dan penuh ampunan ini, Penjualan kurma biasanya akan meningkat drastis dan stoknyapun lebih  melimpah. selain rasanya yang manis, Buah satu ini juga memiliki berbagai manfaat dan sangat tepat untuk membantu seseorang supaya senantiasa segar dan bugar selama menjalankan ibadah puasa.

Kata kurma sendiri telah banyak di sebut dalam hadis. Bahkan, Al-Qur’an juga menyebutya sebanyak 21 kali. Hal ini menjadi bukti bahwa buah kurma merupakan jenis buah yang paling banyak disebutkan dalam Al-Qur’an sehingga tentu saja buah ini menjadi buah yang special di dalam pandangan islam.

Berdasarkan penilitian yang di lakukan oleh peneliti pangan, Kurma menjadi makanan yang sangat ideal lantaran ia menyediakan jenis nutrisi esensial yang sangat lengkap sehingga menjadi baik untuk kesehatan.

Cara mengonsumsi buah buah kurma ini juga sangat sederhana.Disamping bisa diolah,kurma yang di jual secara luas di pasaran juga dapat di konsumsi secara langsung. Akan tetapi, Nabi menyarankan  kepada manusia mengkonsumsi buah kurma ini dalam jumlah yang ganjil. Tujuannya agar terhindar dari adanya sihir pada hari tersebut.

Selain tercukupinya nutrisi dalam tubuh Anda,kurma ternyata masih memiliki manfaat yang lain,yaitu untuk membantu meningkatkan kekebalan tubuh orang yang mengkonsumsinya sehingga ia menjadi terhindar dari berbagai penyakit. Dan ketika di konsumsi saat Ramadhan, tubuh juga akan tetap bugar seharian. So, utamakan makanan yang ada konsumsi ketika akan berbuka puasa adalah buah kurma.   عن أنس بن مالك قال: كان النبي صلى الله عليه وسلم يفطر قبل أن يصلي على رطبات،فإنلم تكن رطبات فتميرات، فإن لم تكن تميرات حسا حسوات من ماء                                                                                           
“Dari Anas bin Malik, ia berkata: Nabi Shallahu’alaihi wa sallam biasa berbuka puasa sebelum shalat dengan ruthab (kurma basah), jika tidak ada ruthab, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering), dan jika tidak ada tamr, beliau meminum seteguk air”. HR. Abu Daud no. 2356
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar