Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

AMANAH ITU APA ??


Oleh: Hany Zahra

Amanah menurut bahasa adalah tidak meniru, dapat dipercaya, dan jujur. Amanah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia  diartikan sebagai sesuatu yang dipercayakan (dititipkan) kepada orang lain. Dapat diketahui bahwa sikap amanah disini melibatkan dua orang antara pemberi (amanah) dan penerima (amanah), dimana antara keduanya harus saling menjaga amanah yang telah diberikan. Kata amanah memiliki afinitas makna dengan kata amana yang berarti beriman, percaya. Maka lawannya adalah kafir (membangkang), sedangkan kata amanah berarti wadi’(titipan) dan lawannya adalah khianat (tidak dapat dipercaya).
Sedangkan menurut istilah, terdapat beberapa pendapat salah satunya ialah menurut Ahmad Musthafa Al-Maraghi, amanah adalah sesuatu yang harus dipelihara dan dijaga agar sampai kepada yang berhak memilikinya.
Menurut Ahmad Musthafa Al-Maraghi, amanah itu ada tiga macam :
1.      Amanah terhadap Allah

Manusia adalah makhluk yang diciptakan oleh Allah dan Allah adalah sang pencipta atau sang kholiq. Oleh sebab itu, manusia harus amanah terhadap semua yang sudah Allah anugerahkan kepada manusia.

Allah berfirman dalam QS. Al-anfal ayat 27

﴿يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَخُونُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ وَتَخُونُوا أَمَانَاتِكُمْ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ [الأنفال: 27]
Artinya : “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat yang dipercayakan kepadamu, sedangkan kamu mengetahui.” (Qs. Al-anfal:27)

2.      Amanah terhadap sesama manusia

Manusia adalah makhluk sosial. Amanah terhadap sesama manusia memiliki kewajiban yang harus dilakukan sebagai sebab-akibat dia tinggal di lingkungan masyarakat, ada hak dan kewajiban yang harus ditunaikan sebagai sosialisasi diri dalam bermasyarakat.

Allah berfirman dalam Qs. An-Nisa ayat 58

﴿إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَى أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ  إِنَّ اللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُمْ بِهِ  إِنَّ اللَّهَ كَانَ سَمِيعًا بَصِيرًا [النساء: 58]
Artinya : “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (Qs. An-Nisa’ : 58)

3.      Amanah terhadap diri sendiri

Setiap individu adalah seorang pemimpin dimana amanah terhadap diri sendiri berarti setiap individu memiliki tugas, kewajiban, dan tanggung jawab yang harus diselesaikan sendiri.
Rasulullah SAW bersabda : “Siapa saja yang dianugerahkan Allah sebagai seorang pemimpin, tetapi dia tidak berbuat sesuatu untuk kebaikan umatnya (malah berlaku sebaliknya), maka Allah akan mengharamkan surga untuknya.” (HR.Bukhori)
Sikap amanah wajib dimiliki dan diusahakan serta dilatih agar sifat itu benar-benar mendarah daging dalam kehidupan kita. Amanah itu berkenaan dengan tanggung jawab tugas yang harus diselesaikan. Orang yang amanah itu ialah orang yang apabila diberikan tanggung jawab dan tugas bisa menyelesaikannya dengan baik dan maksimal.
Oleh sebab itu, suatu jabatan bukan untuk diminta apalagi diperebutkan. Ada beberapa upaya yang bisa dilakukan agar bisa amanah dalam menjalankan tugas, diantaranya : jujur, ikhlas, kerja keras, bertanggung jawab, dan menerima resiko sebagai sebab-akibat dari sikap amanah yang diambilnya.

Amanah dalam menjalankan tugas yang diamanahkan seharusnya menjadi karakter bagi setiap muslim terutama santri. Apapun dan dimanapun posisi kita, harus tetap amanah, jujur, dan bertanggungjawab dalam mengemban tugas dan kewajiban. Selagi kita msih diberi waktu dan kesempatan, mari berikan yang terbaik untuk kepengurusan masa jabatan 2019/2020 pondok pesantren darun nun. Do and be the best.
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar