Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

AL-QUR’AN CEMBURU

Oleh :  Suci .A. Razak. Zakaria
Ku rindu dengan rasa damai , tentram , nikmat, pada saat bersamamu. Rasa itu tidak bisa kurealisasikan dalam bentuk apapun,,, dan aku sangat tercandu dengan suasana hati dan rasa yang seperti itu… kenikmatan  itu sangat sulit ditemukan dimanapun, dan kapanpun itu. Sekalipun aku pernah mengalami rasa nikmat yang lain tapi aku belum pernah merasakan nikmat yang satu ini yang mungkin pembaca akan berpikir,,, kalau ini berlebihan, tapi ini benar adanya  dan hal ini kualami  sendiri…
Pada saat aku menghabiskan waktu ku bersamanya,, hingga aku tak menyadari aku telah menghabiskan waktu yang banyak dan tak ku hiraukan isi perutku dan  waktu istirahatku, dikarenakan ketika aku bersamanya aku tidak pernah merasa kelaparan dan mengantuk,,, dan aku slalu merasa bahagia dan tercandu, inilah tercandu yang hakiki….. dan aku berterimaksih kepada Allah SWT, telah memberikan kenikmatan itu, dan disaat aku terjatuh, meluapnya masalah duniawi, ku temui Dia ditempat yang sunyi , mulailah kuberbicara dan menghabiskan waktu bersamanya,, hingga aku merasa ketenangan dan keluasan berfikir kembali.
            Disela-sela waktuku slalu kuperindah dia,, dengan segala variasi dari berbagai neagara timur tengah,,, akan tetapi pada waktu itu aku pernah merasa kegelisahan yang bertubi-tubi, aku merasa hampa, berjalan, dan beraktivitas mengurusi urusan duniawi selama berbulan-bulan, aku bertanya pada diriku kenapa aku merasa sangat hampa…? Ada sesuatu yang kurang lengkap dalam hidupku saat ini,,,,, dan setelah sekian lama aku berfikir akhirnya kutemukan jawabanya,, yaitu aku saat ini jarang menemui Dia dan  jarang menghabiskan waktu bersama Dia lagi, ku menangis mengingat pernyataan ini semua,,, kenapa aku hanya sibuk dengan urusan duniawi.?  yang mana urusan duniawi ini tidak akan pernah habis dan akan terus berjalan.
Aku sangat terpukul karena ketidakbisaanku dalam mengatur waktuku bersamanya,,,,dan Dia sangat  rindu denganku hingga aku merasa sangat jauh dengaNya,, dan aku merasa Dia perlahan-lahan pergi dari ingatanku,, sehingga aku melupakannya,,  Dia cemburu karena aku tidak memprioritaskan dia lagi selama beberapa lama ini,, uniknya Dikala Dia cemburu bukan sekedar cemburu seperti layaknya manusia yang mempunyai ego sedih dan kemarahan, Dia tidak bisa sedih  apalagi marah, akan tetapi Dia akan memberi  pelajaran terhadap kita dan dia akan pergi satu persatu dalam ingatan kita, seandainya Dia bisa berbicara dia akan melontarkan  aku cemburu  dengan Hp mu,, bahkan aku cemburu dengan sejenisku yaitu majalah, novel dan lain sebagainya,, Dia adalah Al-QUR’AN,

AL-QUR’AN terlalu special tidak patut diragukan dan tidak patut dibanding-bandingkan, karena AL-QUR’AN bukan sekedar benda mati yang berbentuk kitab, akan tetapi Dia adalah Makhluk  yang bisa  mengarahkan kehidupan kita memberikan kenikmatan, dan membenarkan langkah hidup kita,, semoga kita bisa istiqomah walau banyak urusan duniawi yang tetap harus kita selsaikan,, semoga kita slalu bisa meluangkan waktu untuNya, walau urusan duniawi terus mengejar kita,,, semoga kita mendapat kebarokahan Al-QUR’AN…  AMINNNN…..  

Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

1 komentar: