Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

AWAN MERINTIH

Oleh: Meisya Eva Natasya

Warna warni tak jua terpapar
Terhimpit hari jiwa terbakar
Pandanganku terlihat nanar
Langit mendung hitam berwarna

Kicau burung enggan bersua
Hiruk piruk hidup nyata terasa
Jemari gerak usap air mata
Nyata warna warni itu terhimpit

Di kedua awan yang tengah terapit
Benak hati terasa menjerit
Berlari jauh melempar sakit

Semilir angin datang menerpa
Daun jatuh sembari malu
seulas cinta terbawa
angina menerpa sesak kurasa
lantas berlalu saja
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar