Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

SHALIHAH TAPI GAUL

Oleh : Muhammad Syahid

Menjadi perempuan shalihah adalah impian  setiap wanita  muslim karena menjadi salah satu hal yang membuat dirinya bisa di pandang baik dalam  islam sehingga bisa mendapatkan predikat sebagaimana  yang di gambarkan oleh rasulullah yaitu  perhiasan dunia, perhiasan sendiri yang kita liat seksama adalah sebuah benda yang antik atau gemilau  dan tidak setiap orang memilikinya. Mengutip Hadis Rasulullah saw.
الدنيا متاع وخير متاع الدنيا المرأة الصالحة
“ Dunia adalah perhiasan, Dan sebaik baiknya perhiasan adalah wanita shalihah” (HR.Muslim)
Namun bagaiman kita bisa melihat seorang wanita yang mendapatkan  predikat shalihah  ? Dan bisa tetap tampil modis dan tak ketinggalalan zaman !!!
Secara bahasa shalilah  merupakan bentuk muannas dari asal kata  shalaha  yang memiliki banyak arti  ,namun arti secara umum berarti perbutan yang baik dan hal halyang berkaitan dengan perilaku kebaikan, dan secara istilah sebuah perbutan baik yang tak lepas dari bimbinga agama dan selalu berpegang teguh pada Alquran adan risalah Rasulullah Saw .sedangkan kata gaul sendiri dapat dimaknai secara individu yaitu situasi yang tetap menjalin pergaulan dari kalangan apapun dan  tetap mengikuti perkembangan zaman sehinggan ia tetap dapat mengakses hal halyang baru dalam era ini.

Untuk menjadi seorang wanita yang Shaliha sekaligus gaul atau tetap berpenampilan modis di era milenial ini bukanlah perkara yang mudah karena harus menyeimbangkan antara peranan agama yang harus tetap melekat dalam  pribadi dan tetap tren mengikuti perkembangan zaman yang tiada habisnya. Kalau kita melihat secara lansung  dunia remaja disekitar kita yang banyak hanyut akan  kenikmatan sementara serta dunia maya yang banyak mengambil andil dalam pengaruh remaja saat ini khususnya untuk seorang wanita yang sangat rentang dengan pengar uh di media sosial contohnya wanita banyak menyebarkan foto foto bernuansa glamor bahkan ada kalahnya media sosial hanya di jadikan sebagai tempat pencitraan akan dirinya padahalitu semua hanya dunia maya, sehingga sangat udah disalah gunakan oleh banyak orang.

Lantas apa yang perlu di persiapkan untuk menjadi seorang wanita shalihah dan tetap tampil modis ? Dalam menilai keshalihan seorang wanita dapat di tinjau  pada dua masa yakni, ketika ia masih sendiri (singel) dan ketika ia telah menikah. Ketika berada pada masa sendiri seorang wanita  sebaiknya membekali dirinya dengan memperbanyak mempelajari ilmu agama,menjaga pergaulan, dan tetap selalu berdoa kepada Allah.Namun dalam hal lingkungan hidup seorang wanita shalihah harus tetap menjalin silaturahmi antar sesama muslim dan tidak memandang drajat atau martabat, selain itu untuk mejadi wanita shalihah kita pun harus tanggap akan perkembangan zaman karena menjadi salah satu faktor yang terpenting bagi remaja saat ini dan tak lupa pula wanita shalihah pun harus berwawasan luas agar tak mudah tergoncah akan keadaan. Dalam Alquran Allah berfiman :
وقل للمؤمنات يغضن من ابصارهن ويحفظن فروجهن ولا يبدون زينتهم الا ما ظهر منها واليضربن بخمر هن علي جيوبهن ولا يبدين زينتهم الا لبعولتهن........(النور : 24 : 31)
Katakanlah kepada perempuan yang beriman hendaklah mereka menahan pandangan dan kemaluannya serta jangan lah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) tanpak padanya.Dan, Hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya serta janganlah menampakkan perhiasanya kecuali pada suami mereka ..... (QS.An-Nur:{24}:31)

Dengan demikian dapat kita mengambil kesimpulan dari ayat ini bahwa perempuan shalihah adalah mereka yang mampu menjaga pandangannya dan prilakuknya, sehinggan ia tidak menyimpang dari aturan aturan agama Allah.Dan dalam islam sendiri sangat memuliakan seorang wanita sehinggan mereka tetap terjaga ke shalihanya.

Wassalamu alaikum warahmatullahi wr.wb
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar