Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

PERAN PANCASILA DI ZAMAN INI

Oleh: Hilmi Gholi Hibatulloh

Pancasila adalah ideologi dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia yang resmi disahkan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945 dan tercantum dalam pembukaan UUD 1945. Nama ini terdiri dari dua kata sanskerta: panca berarti lima dan sila berarti prinsip. Jadi pancasila juga dapat diartikan lima prinsip atau pedoman untuk berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

Lima isi pancasila tersebut adalah: Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaatan/perwakilan, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945.

Pancasila sebagai dasar ideologi atau filosofi dalam berbangsa dan bernegara harus menjadi pedoman yang harus dilakukan oleh seluruh rakyat Indonesia. Hal ini dikarenakan dengan menerapkan dasar-dasar dari pancasila tersebut akan tercapai tujuan dan cita-cita dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, yaitu menjadi negara yang adil dan makmur.

Tujuan dari pancasila jika dilihat dari setiap pedoman maka akan memiliki banyak arti, contoh: dalam sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa akan memiliki arti perilaku keimanan dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam masyaarakat yang terdiri atas berbagai golongan agama, kebudayaan dan beraneka ragam kepentingan.

Dalam berdirinya suatu negara ada syarat yang harus terpenuhi, yaitu persatuan seluruh rakyat sebagai unsur pokok dari suatu negara. Hal tersebut terdapat dalam pancasila sila ke-3, karena dengan adanya persatuan maka suatu negara tidak akan terpecah dan akan menjadi negara yang makmur. Cara mewujudkan hal tersebut dengan saling menghormati sesama rakyat, baik berbeda suku, budaya, maupun agama. Karena dengan saling menghormati maka tidak akan terjadi perselisihan antara sesama rakyat dan kekacauan dalam suatu negara.

Dalam mewujudkan sila-sila dari pancasila tersebut kita harus menerapkan pada diri sendiri dan juga mendidik anak-anak generasi yang akan datang dari kecil, agar mereka terbiasa dan dapat memahami arti-arti dari setiap sila. Hal ini dikarenakan jka kita tidak mendidik dari kecil maka mereka tidak akan dapat menerapkan sila-sila dari pancasila, dan tujuan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak akan tercapai, karena generasi tersebut tidak dapat memahami arti-ati dari pancasila.

Selanjutnya pancasila sebagai sebuah ideologi bukanlah idologi yang tertutup melainkan idologi terbuka yang sejalan dengan keterbukaan budaya. Dengan demikian, pancasila mau menerima unsur lokal dan moderen dengan syarat tidak bertentangan dengan sila-sila yang ada pada pancasila. Terhadap era globalisasi pancasila adalah suatu yang dapat digunakan untuk menjadi penyaring hal-hal yang baru. Pada era ini kita harus memegang kuat pedoman pancasila agar dapat menyaring hal-hal yang baik maupun buruk dari era moderen, karena pada zaman ini yang mengandalkan kemajuan teknologi sehingga informasi-informsi sangatlah mudah untuk didapatkan, kita harus menyaring informasi-informasi tersebut agar jika ada orang yang menyebarkan sebuah berita buruk yang dapat menghancurkan idologi pancasila, kita dapat mengetauinya.
 Budaya globalisasi adalah budaya yang berisiko besar yang menghilangkan pribadi manusia dengan segala jati diri dan keunikannya selaku insan yang berarti terseret ke dalam materialisme. Untuk itu pancasila merupakan dasar negara yang harus tertanam dalam diri manusia dalam menghadapi tantangan zaman ini yaitu di zaman era globalisasi.
Kehadiran era globalisasi membawa banyak hal, baik hal yang bersifat positif maupun hal yang bersifat negatif. Pengaruh globalisai terdapat dalam berbagai bidang antara lain: bidang politik, ekonomi, pendidikan, ideologi, sosial akan dapat mempengaruhi nilai-nilai nasionalisme  yang sudah ada pada seseorang. Dalam hal ini kita harus memegang ideologi pancasila agar nilai-nilai nasionalisme tidak terpengaruh oleh globalisasi.

Peran idologi pancasila mengarah kepada keseimbangan antara kepentingan kehidupan duniawi dengan akhirat, antara kepentingan individu dan masyarakat. Juga pada zaman ini dengan ideologi pancasila kita dapat menangkal paham-paham atau ideologi-ideologi yang berusaha dimasukan ke negara kita oleh orang luar melalui teknologi informasi. Dalam bidang agama jika berbeda agama kita dapat saling menghormati menurut ideologi pancasila, dalam bidang ekonomi ideologi pancasila menghendaki kesejahteraan bersama mengakui hak-hak individu berdasarkan kekeluargaan. Jika liberalism menuju kepada kapitalisme, komunisme berusaha mewujudkan sama rata, sama rasa.

Dalam ideologi pancasila juga memiliki peran untuk mewujudkan masyarakat pancasila, yaitu masyarakat yang menjiwai dan mengamalkan nilai-nilai pancasila, dengan ideologi panca sila kita juga dapat melindungi hak-hak individu selama tidak bertentangan dengan sila-sila pancasila. Penerapan nilai-nilai pancasila diarahkan berjalan secara manusiawi dan alamiah, serta tidak melalui proses indoktrinasi, penerapan nilai-nilai pancasila didasarkan pada pentingnya nilai-nilai pancasila untuk mengambil peran sebagai penyaring masalah-masalah yang terjadi pada zaman ini.

Dalam menjawab tantangan pada zaman ini yang terjadi akibat hubungan manusia dengan sesamanya, manusia dengan masyarakat, manusia dengan alam sekitar, tumbuhlah aturan-aturan atau nilai-nilai yang diyakini kebenaranya, dan lambat laun nilai-nilai tersebut berkembang menjadi nilai-nilai yang dihayati dan diamalkan, yaitu dengan ideologi pancasila kita dapat terus bertahan melawan tantangan-tantangan yang ada pada zaman ini. Juga akan dapat mencapai cita-cita dalam segala aspek, seperti aspek ekonomi, sosial, budaya, keamanan, dan lain sebagainya.

Upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk melawan tantangan yang ada pada zaman ini antara lain: Menumbuhkan kesadaran untuk melaksanakan nilai-nilai pancasila, melaksanakan ideologi pancasila secara konsisten, menempatkan pancasila sebagai sumber hukum dalam pembuatan peraturan perundang-undangan, menempatkan pancasila sebagai moral dan kepribadian bangsa Indonesia.

Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar