Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

MONDOK?

Oleh : fitriatul

Apa yang kamu pikirkan tentang dunia pondok? 
Mungkin bagi kamu yang sudah terbiasa dan terlanjur nyaman dengan kehidupan pondok, kamu pasti bahagiah berada di dalamnya, kamu mencintai aktivitas didalamnya, kamu menyukai ustadz/ustadzah yg mengajar, kamu menyukai setiap pertemuan di taklimmu, kamu menyukai bu nyai ataupun pak kyaimu, kamu nyaman dengan teman sekamarmu bahkan semua teman yang kamu kenal didalamnya, kamu juga menyukai setiap suasana dan kegiatan didalamnya. 

Tapi itu semua bertolak belakang bagi orang-orang yang belum merasakannya, bagi mereka yang  hanya pernah hidup di sekolah umum negri dan tinggal bersama keluarga mereka. Bagi mereka pondok mungkin sebuah tempat dimana mereka di kekang, di tahan, di paksa dan diisolasi dari kehidupan sosial yang menggiurkan karna hanya ada belajar didalamnya, hanya ada kitab, ngaji, dan semua kegiatan pendisiplinan lainnya. Tapi percayalah semua kegiatan itu menguntungkan bagimu, membahagiakan orangtuamu, dan pasti akan mensukseskan kamu. Tidak ada yang horor dari pondok, kamu hanya perlu mencobanya, menjalaninya, juga menikmatinya. Kegiatan-kegiatanya pasti akan merubah dan memperbaiki pemikiranmu.

Disana kamu akan dilatih kesederhanaan, kedisiplinan, juga kebersamaan. Banyak kegiatan baru yang akan kamu pelajari disana, kamu akan lebih disiplin dan solat berjamaah tepat waktu, kamu bisa lebih paham tentang hukum-hukum fiqih dalam islam, kamu bisa mengetahui semua kegiatan-kegiatan baru (istighosah, muhadoroh, juga sholawat diba') yang belum pernah kamu rasakan sebelumnya, kamu akan paham dan lancar dalam membaca bahkan akan menjadi penghafal al-qur'an. Kamu aku menjadi seorang santri yaitu salah satu aset berharga bagi bangsa dan agama juga akan menjadi kebanggaan bagi orang tua dan diri kita sendiri. Jadi mari kita sama-sama mencoba belajar dan hidup dengan kesederhanaan di pondok dan menjadi santri yg dibanggakan dan sulit ditemukan. Dengan meninggalkan segala kegiatan-kegiatan yang tidak bermanfaat serta merugikan kita, mari kita banggakan kedua orangtua kita dengan mencoba berkomitmen dalam menjalani kehidupan sebagai santri dengan niat memperbaiki diri. 

Akan tetapi jika kamu memilih hidup di pondok kamu juga harus siap menerima segala konsekwensi didalamnya, kamu harus siap jauh dari kemewahan dan rasa rindu kepada orang tua, kamu juga harus siap berbagi kesederhanaan bersama teman-temanmu. Karna tidak semua hal dan kesenangan bisa kamu dapatkan disana. Tapi semoga itu semua tidak mengurungkan niatmu malah akan semakin membuatmu tertarik untuk masuk didalamnya. Selamat mencoba, semoga kita betah dan istiqomah hidup dan mejalani semua kegiatan didalamnya
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar