Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

MISSION FAILED

Oleh : Neng Sumiyati

“ Anda dinyatakan belum Lulus”, kalimat penuh respon tingkat tinggi ketika pada masanya.”eh namamu, tidak ada di daftar kelulusan ujian Timur Tengah”, kalimat yang akan penuh helaan nafas pada masanya. Kerisauan tingkat tinggi yang mengguncang relung hati para pencari beasiswa dan kampus, bulan-bulan sesak yang dipenuhi dengan berbagai dokumen, data serta membutuhkan jasmani yang luar biasa. Namun dibalik itu semua ada wajah-wajah yang penuh harap sambil menanti pengumuman yang tak kunjung datang, disertai kecemasan-kecemasan yang membuat kemelut wajah tak berkesudahan.
Bulan januari sampai bulan September memang menjadi bulan perjuangan bagi para pencari beasiswa dan kampus, siapapun dan kapanpun sebagian orang pasti pernah merasakan bagimana ketegangan sepanjang bulan ini, ada yang merencanakan diri untuk mendaftar sebanyak-banyaknya baik di dalam negeri maupun luar negeri ataupun ada yang hanya setia pada targetnya selama ini, tentunya ini pilihan masing-masing orang.Belum lagi dihiasi dengan kecemasan para orang tua yang terus menerus menanyakan kepastian kepada anaknya, akan kemana dia melangkah setelah lulus SMA, Aliyah atau SMK.

Ketika usaha untuk mendapatkan apa yang kita inginkan seperti gagahnya sayap seekor elang yang siap terbang untuk mencari mangsanya, maka sering kali tidak sadar, mungkin kita akan berakhir seperti elang yang akan jatuh tanpa arah atau elang yang bebas terbang kesana kemari, karena hasil dari segala yang kita usahakan hanya maha kuasa yang tahu.Tugas kita hanya terus berikhtiar, namun tak lupa untuk tetap berdoa kepada Allah SWT.
Kegagalan akan menjadi kalimat paling dibenci bagi siapa yang putus asa dalam prosesnya, sebaliknya akan menjadi jurus pamungkas bagi sang pejuang yang tak putus asa, jikalau ikhtiar itu melangit, namun takdir berkata lain, maka sebagai pejuang hendaknya menerima ketetapan dengan sebaik-baiknya.Husnudzon (berprasangka baik) salah satu cara yang paling ampuh pada masa ini, karena tangisan sangat tidak berguna yang akhirnya hanya berujung tidak sadar atas apa yang ada.

Mission failed atau dalam bahasa Indonesia yang bermakna misi gagal, sebenarnya merupakan awal dari sebuah perjuangan bukan ? bukankah kalimat ini sering di gaungkan, tapi apa daya ternyata kalimat ini hanya sebagai pemanis dari kepahitan tidak lulus itu.Jika kita kecewa, merasa terpukul itu wajar, namun yang perlu diperhatikan adalah dengan tidak menjadikan alibi itu sebagai parameter kagalauan, kesedihan bahkan berujung ketidakwarasan.Bukankah pejuang itu tidak putus asa walaupun medan perang telah berakhir, yang dia akan terus memacu diri dan menyiapkan amunisi lagi untuk menghadapi medan perang yang akan datang, ya jika kita menganalogikan seperti pejuang di medan perang.

Dari sekian corak status Whatsapp yang ada di kontak saya, dengan caption “ selamat yang telah lulus SBMPTN, selamat belajar dan segala corak kelulusan lainnya, ya salah satu caption ini yang memenuhi beranda status saya pada bulan-bulan ini, namun ada satu dari sekian status tersebut berkata “ only perfect practice >>> make >>> perfect results!”.Kalimat pamungkas bagi siapapun untuk tetap intropeksi terhadap apa yang diperjuangkan saat ini, terkadang memang kita benar-benar harus bertanya pada diri sendiri, tentang semua alasan yang diambisikan itu.Apakah memang menempuh jalan yang tidak benar atau memaksakan kehendak.Dari sekian ambisi yang diperjuangkan, memang tanpa sadar membuat lupa diri, lupa bahwa segala yang kita usahakan itu sia-sia jika tanpa ridho dari orang tua dan sang maha kuasa, point yang sering dilupakan, tapi kenyataannya itu yang menentukan.

Jangan biarkan semangat yang seperti kobaran api, tiba-tiba padam hanya karena sebuah pengumuman, jangan biarkan dokumen yang disiapkan akan mengabu seperti suasana hati setelah penentuan, perjuangan harus tetap dilanjutkan, catatan impian harus berjalan.Memantapkan niat harus menjadi semboyan, meronanya warna paspor juga membutuhkan pemilik yang akan terus terbang, menerbangkan impian lagi, bertawakkal lagi, beroptimis lagi serta menepis rambu-rambu kepahitan itu.

Yang pada akhirnya kita tahu, bahwa mission failed bukan akhir dari segalanya, itu awal dari segala proses yang akan ditempuh selanjutnya.Biarkan mimpi bertahta, namun tak lupa akan sang maha kuasa.Biarkan ambisi ada, namun jangan sampai dibalut dengan prasangka.Terus mamacu diri namun jangan biarkan target menguasai diri, semoga yang diharapkan akan segera tercapai, selamat berjuang teman-teman.

Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar