Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

MERAJUT PILAR-PILAR PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA

Oleh : Charirotut Tohiroh

Negara Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, bahasa, bangsa dan adat istiadat yang bermacam macam sehingga dengan segala perbedaan yang ada masyarakat bisa mewadahinya dalam bentuk Bineka Tunggal Ika yang mempunyai berbagai macam perbedaan namun mempunyai tujuan yang sama yaitu MERAJUT PILAR-PILAR PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA. Demikianlah serintis ungkapan yang telah di ungkapan seorang ilmuan asal belanda Dr. Carel semiring.
Di sisi lain, Indonesia juga dikenal sebagai negara yang mayoritas penduduknya multikultur dalam artian mereka memiliki banyak sekali budaya budaya yang diasumsi sejak mereka lahir. Oleh karena itu apabila masyarakat Indonesia menggunakan budaya-budaya yang ada dengan benar, maka keberagaman yang ada akan melahirkan sebuah energi yang luar biasa yang akan membawa negara Indonesia menuju negara yang lebih makmur. Akan tetapi sebaliknya, apabila mereka menggunakannya pada hal-hal yang tidak baik maka akan melahirkan sebuah perpecahan yang sangat berpengaruh akan kejayaan dan kemakmuran negara Indonesia. Dengan demikian, persatuan dan kesatuan sangat bersifat mutlak bagi bangsa Indonesia.

Persatuan dan kesatuan merupakan suatu elemen yang sangat penting dan mempunyai pengaruh yang begitu besar bagi sebuah bangsa apabila suatu bangsa ingin mencapai sebuah tujuan maka dengan persatuan dan kesatuan tersebut mereka akan menggapainya dengan mudah. misalnya pada masa penjajahan belanda,  “persatuan Indonesia” menjadi sebuah kunci sebagai sumber motivasi masyarakat untuk memperjuangkan negara Indonesia yang tercinta. hal tersebut juga tercantum pada pembukaan UUD 1945 yang menyatakan bahwa “perjuangan pergerakan Indonesia telah sampai pada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa menghantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur”.

Oleh karena itu, persatuan dan kesatuan sangat berpengaruh bagi sebuah bangsa khususnya pada negara Indonesia yang telah mengutamakan sebuah persatuan dari pada individualisme dan juga menjadi negara NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) dan telah dinyatakan bahwa negara Indonesia merupakan negara yang terbentuk kesatuan republik dan ini telah di tegaskan dalam sila ketiga tentang tekad bangsa untuk menggapai persatuan tersebut.

 Indonesia semakin berkurang, terutama rasa persatuan dan kesatuan untuk menggapai tujuan yang sama dengan perbedaan yang ada mereka tidak bisa memanfaatkannya dengan baik padahal telah kita ketahui bersama bahwa perbedaan yang ada di negara ini bukan diperuntukkan membuat sebuah perpecahan akan tetapi dengan perbedaan tersebut masyarakat Indonesia bisa saling melengkapi. Mereka seolah-olah merasa terbebani dengan adanya perbedaan di kehidupan mereka, mereka menganggap adanya perbedaan dibangsa ini sebagai musibah sehingga mereka tidak bisa bersatu sama lain. Padahal presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno mengatakan “perbedaan yang ada di negeri ini jangan sampai menghadirkan perpecahan akan tetapi dengan perbedaan kita harus saling melengkapi”.

Begitu pula dengan Islam, Islam telah mengajarkan umatnya untuk saling bersatu dan melengkapi satu sama lain sebagai mana yang telah disabdakan oleh Allah SWT dalam ayat suci al Quran yang artinya “wahai manusia sungguh kami telah ciptakan kamu laki-laki dan kamu perempuan dan kami jadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku untuk saling mengenal sesungguhnya hamba yang paling mulia disisi Allah adalah orang yang bertakwa”.

Dalam kehidupan hewan bukankah harimau bangga dengan taringnya? Bukankah gajah bangga dengan gadingnya? Akan tetapi mengapa manusia yang diciptakan dalam bentuk yang paling sempurna tidak mau menerima segala perbedaan yang ada? Oleh karna itu, kita sebagai manusia saling bisa saling melengkapi dan apabila kita tidak bisa saling melengkapi maka kehidupan kita sama dengan kehidupan hewan atau bahkan lebih parah.

Persatuan merupakan sesuatu yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia, perwujudannya tidak sulit dan cukup sederhana. Tanpa adanya persatuan, maka perlahan bangsa ini akan hancur dan sia sialah perjuangan para pahlawan pendiri kemerdekaan Indonesia. Terwujudnya Negara yang merdeka, bersatu, adil dan makmur akan berhasil jikalau ada tindakan positif dari masyarakatnya.

Oleh karena itu, kita sebagai masyarakat Indonesia yang memiliki rasa nasionalisme yang begitu tinggi marilah kita bersama sama menjunjung dan mewujudkan bangsa yang mencerminkan persatuan yang jarang dimiliki oleh Negara lain, dan hanya kita yang memilikinya. Dengan begitu, Indonesia akan semakin maju dan jaya untuk kita serta anak cucu kita nanti dan dengannya Indonesia akan menuju bangsa yang baldatun thayyibatun warabban ghafuro. Marilah kita sebagai masyarakat harus menjadikan segala perbedaan sebagai jembatan emas untuk menuju bangsa yang jaya makmur.

Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar