Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

MATAHARI SEPANJANG WAKTU

Oleh : Moh. Rizal Khaqul Yaqin

Sore berganti malam berganti fajar berganti pagi
Dan kami
Bagun berganti tidur dan tidur lalu terbangun lagi

Sepertihalnya manusia biasa
Terbangun pagi, dengan pikiran kosong penuh celah
Tak tahu diri ini harus berbuat seperti apa?
Dan bagaimana? Untuk kedepannya

Seolah diri ini lupa akan keberadaan sang pencipta
Diamana tempat kita meminta, berserah, dan mengadu atas segalanya

Dan ketika tubuh ini semakin terpuruk sejadi-jadinya
Sesosok matahari datang, dengan dipenuhi cahaya harapan
Cahaya yang menunjukan, bagaimana menyikapai keadaan
Bagaimana menyongsong masa depan
Cahaya yang mengajari, bagaimana bertanggungjawab atas diri ini
Bagaimana cara untuk menghapus semua keputus asaan di hati
Agar hati ini terpenuhi semangat  dan kepercayaan diri

Dan seperti biasa
Sore berganti malam berganti fajar berganti pagi
Tetapi
Bagaimana dengan  matahariku?
Bukan lantas terbenam dan layu
Tetapi seperti dari waktu ke waktu
Matahariku?
Tetap bangun, bangun dan bangun dan terus bangun

Mendoakanku atas segala kesuksesan dalam hidupku
Atas segala kemujuran dan peruntungan yang menghampiriku

Apa?
Budi apa yang kupunya, untuk membalasnya
Selain do’a dan bakti di sepanjang waktunya
Juga satu kata yang kubisa
Maaf
Maafkan diri ini matahariku
Wahai ayah ibuku.

Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

2 komentar: