Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

KATAKAN NO MINTA! YES MEMBERI AMPLOP IED FITRI

Oleh : Roychan Uzaqqy

“Liat tuh pakde datang, Salim sana biar dapet uang”
“Ayo kita ke rumah temen ayah. Dia orang kaya, kalo kesana pasti dikasih”
“Mana nih tante buat ponakanya masa belum dikasih. Tante kan THR nya banyak”
Terlalu sering kita mendengar dan melihat ucapan-ucapan sejenis yang kadang masih terucap dari lisan orang tua yang kurang kajian. Malahan sudah menjadi adat yang diajarkan oleh orang tua kepada anaknya di zaman sekarang. Sungguh malang nasibmu,nak. Jika yang orang tuamu ajarkan adalah mental orang-orang lemah, Bagaimana pemuda generasi bangsa bisa memajukan bangsa itu sendiri di era globalisasi yang semakin memanas ini. 

Mental peminta-minta yang justru sebenarnya dalam islam dilarang. Rosulullah shollahu alaihi wa sallam juga pernah bersabda: “Barangsiapa meminta-minta padahal dirinya tidak fakir, maka seakan-akan ia memakan bara api”(HR.Ahmad). Dalam islam kita diajarkan, sebaik-baik manusia ialah yang bermanfaat pada lainya. Jika kita belum mampu menebar manfaat (berbagi) untuk orang lain, apakah pantas kita disebut pemuda generasi milenial ?.

Maka dari itu, Islam juga mengajarkan kita agar memiliki rasa iffah, yaitu rasa malu dalam takwa, termasuk malu dalam meminta. Juga ada rasa izzah, yaitu harga diri yang tinggi sebagai seorang muslim yang membuatnya tak mau merendahkan diri hanya demi rupiah. Boleh menerima tapi jangan meminta. Allah Ta`ala memuji orang yang bersabar atas kemiskinanya, tidak meminta-minta walau dia boleh meminta apabila terpaksa.

Perlu diketahui, Hal ini tidak berarti larangan menerima pemberian orang yang kasihan padanya. Bukankah Allah menyuruh orang kaya agar menyisihkan hartanya untuk orang yang meminta-minta dan orang yang tidak meminta?. Qabishah bin Mukhariq Al-Hilali pernah mendengar Rosulullah shollahu alaihi wa salam bersabda, bahwasanya meminta-minta adalah haram,tidak dihalalkan kecuali untuk tiga orang.

Siapa saja tiga orang tersebut?? Pertama ialah seseorang yang menanggung hutang dari orang lain,baik disebabkan menanggung diyat orang maupun untuk mendamaikan antara dua kelompok yang saling memerangi. Maka ia boleh meminta-minta meskipun ia orang kaya. Kedua ialah seseorang yang tertimpa musibah atau tertimpa paceklik dan gagal panen secara total, maka ia boleh meminta-minta sampai ia mendapatkan sandaran hidup. Ketiga ialah seseorang yang menyatakan bahwa dirinya tertimpa kemelaratan.

Apabila ada tiga orang yang berakal dari kaumnya memberi kesaksian atas hal itu, maka ia boleh meminta-minta sampai ia mendapatkan sandaran hidup. So, pilihan bagi muslim yang baik adalah berbagi atau tetap menjaga diri dari meminta. Tinggikan derajatmu dengan tidak mengajarkan si kecil meminta kepada kakek, nenek, om, tante, paman, saudara, teman, dan lain sebagainya.

Poin penting yang harus digaris bawahi adalah perspektif islam menyatakan, bahwa hukum hadiah Amplop di hari raya idul fitri yang banyak anak-anak terima diperbolehkan. Karena apa? Memberikan Amplop atau uang ke anak-anak pada hari raya untuk menyenangkan mereka dan membuat gembira anak-anak itu merupakan kebiaasaan yang baik. Anak kecil tatkala mendapat Amplop berisi uang pastilah bahagia, itu fitrah mereka. Dan moment idul fitri adalah moment spesial, tidak hadir setiap saat karena itu hari rayanya kaum muslim, maka dari itu seyogyanya kita saling memberikan kebahagiaan kepada sesama.

Hal yang baik saat idul fitri adalah bagi-bagi uang untuk anak-anak. Dari Ibnu Umar, Nabi shallallahu alaihi wa salam bersabda, “Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling memberi manfaat bagi manusia. Karena amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah membuat muslim yang lain bahagia, mengangkat kesusahan dari orang lain, membayarkan utangnya atau menghilangkan rasa laparnya. Sungguh aku berjalan bersama saudaraku yang muslim untuk keperluan lebih  aku cintai dari beri`tikaf di masjid ini-masjid Nabawi-selama didukung penuh.”

Well, Sebagai generasi pemuda islam untu memajukan Negara Indonesia ini, jangan tanamkan pada diri kita terutama anak kecil untuk selalu meminta-minta karena itu mereka hanya akan bergantung, dengan kata lain mental mereka lemah. Tapi anjuran bagi semua orang terkhusus orang-orang kaya membagikan harta mereka, agar orang lain merasa terbantu dan terciptalah hubungan sosial yang harmonis.
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar