Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

GLOBALISASI

Oleh: Hilmi Gholi Hibatulloh

Berbicara tentang globalisasi, tentunya saat ini kita sudah tidak asing dengan hal tersebut, yaitu zaman atau era dimana segala sesuatu dapat dilakukan dengan cepat dan instant juga proses dimana kemajuan infrastruktur, teknologi, dan lain hal sebagainya yang di akibatkan dari adanya pertukaran pikiran dari berbagai negara di seluruh dunia.

Zaman globalisasi merupakan zaman dimana setiap negara di uji jati diri mereka  masing-masing, mengapa seperti itu? Karena pada zaman ini di mana setiap negara saling berinteraksi dengan mudah, pasti akan masuk suatu budaya atau pemikiran-pemikiran dari negara lain baik yang bersifat positif maupun negatif. Jadi setiap negara haruslah dapat berpegang teguh dengan jati diri mereka dan jangan sampai terpengaruh dengan hal-hal negatif dari negara lain.

Walaupun kita tidak bisa terhindar dengan hal-hal yang berkaitan dengan globalisasi, kita tidak boleh serta-merta menerima semua hal yang kita terima dari negara lain. Hendaknya kita memilah dan hanya mengambil suatu hal yang bersifat baik bagi kita sendiri. Karena semua hal yang kita dapat dari negara lain belum tentu baik untuk kita.

Hal-hal baik yang dapat kita terima pada zaman globalisasi ini sangatlah banyak seperti halnya smartphone, dengan menggunakan benda tersebut kita dapat dengan mudah mencari informasi dan juga mencari referensi untuk belajar dimanapun dan kapan pun kita membutuhkanya. Itu baru salah satu dari hal baik yang ada pada globalisasi dan masih banyak hal yang lainya.

Untuk hal-hal buruk yang di bawa oleh globalisasi juga sangatlah banyak, seperti penyebaran berita hoax, ideologi-ideologi yang merusak, budaya kebarat-baratan, gaya hidup dan lain hal sebagainya. Hal-hal buruk yang dibawa oleh globalisasi kebanyakan di dapat dari sumber yang sama dengan hal-hal yang baik, yaitu di dapat dari penggunaan smartphone. Mengapa seperti itu? Karena dalam smartphone yang tersebar tidak hanya sesuatu yang baik tapi banyak juga yang buruk.

Hal-hal yang buruk tadi di sebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, mereka menyebarkan hal-hal tersebut dengan tujuan untuk memecah belah persatuan dan menghancurkan fondasi-fondasi dari negara yang mereka susupi. Fondasi dari setiap negara adalah orang-orang dari kalangan pemuda. Kenapa dari kalangan pemuda? Ya tentu saja dari kalangan pemuda, karena kalangan pemuda adalah orang-orang yang akan melanjutkan perjuangan dari setiap negara. Jika mereka sudah berhasil menghancurkan kalangan pemuda, sudah tentu negara tersebut akan mudah hancur.
Sekarang kita sebagai pemuda haruslah tidak mudah terpengaruh dengan hal-hal buruk yang di bawa oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Sebagai pemuda kita hendaknya memilah informasi-informasi yang kita dapat dari media sosial, apakah itu informasi yang baik atau yang buruk agar kita tidak terjerumus dengan hal-hal itu.

Bagaimana cara memilah informasi yang kita dapat dari media sosial?  Cara pertama adalah kita harus melihat sumber informasi tersebut, apakah sumber dari informasi tersebut dapat di pertanggung jawabkan atau tidak jangan mengambil informasi dari sumber-sumber yang tidak jelas kebenaranya, yang kedua adalah mencari berita yang serupa dengan berita yang kita dapat untuk memastikan apakah berita yang kita dapat sesuai dengan kebenaranya, karena biasanya berita tersebut menceritakan A tapi yang lain menceritakan tentang B, dan untuk yang terakhir atau yang ketiga kita harus waspada akan kata-kata provoaktif jika memang ada pada berita tersebut, mengapa kita harus mewaspadainya? Karena berita pastilah bersifat netral tidak mengacu pada satu sisi saja.

Kesimpulanya adalah kita harus pandai-pandai memilah hal-hal yang baru kita dapatkan, harus selalu berhati-hati dan jangan hanya asal ikut sesuatu atau langsung mempercayai hal yang baru kita dapatkan dari sumber yang tidak kita kenal secara baik.

   

Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar