Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

CINTA DALAM ALIF, BA' DAN TA'

Oleh : Dyah Ayu Fitriana

Besok lima murid saya ujian munaqosyah. Malam ini kami belajar sejak habis isya. Waktu berjalan, mataku mulai berat. Kulihat satu murid sedang membaca surat Al A'la sambil memejamkan mata. Satunya lagi duduk tenang dan mulai tertidur. Belum sempurna memang, tapi kuputuskan untuk menyudahi belajar dan memberikan waktu bagi mereka untuk beristirahat yang cukup.

Tepat saat ini aku sedang rebahan. Kamu tahu, saking seringnya mendengarkan suara tartil mereka yang belajar sedemikian rupa, sampai mengetik kalimat ini pun keyboard hp ku serasa mengeluarkan nada yang sama. Serasa mengulang perasaan akan sidang tempo hari. Khawatir, takut, berusaha optimis, dan tentunya pasrah bercampur menjadi satu. Jika menuruti keinginan tentu aku terus ingin menunda, menunggu mereka sempurna. Tapi hebatnya itu, aku ditempatkan dengan guru-guru lain yang luar biasa, sehingga mau tak mau memang action dulu adalah cara nomor satu. Perbaikan tentu lah akan dilakukan nanti setelah semua ini.

Aku seret lagi ingatanku ke belakang. Betapa semua ini sudah menghabiskan waktu yang lama. Melintasi gambaran perihal aku sebagai guru yang masih belum bisa mengajar dengan benar. Melintasi wajah muridku yang tak habis bercanda, dan rupaku yang kusut kehabisan cara. Melewati sudut-sudut masjid yang menjadi saksi kebisingan, semangat, bahkan rasa bosan yang sesekali menghinggapi hati. 
Manis, sedikit pahitnya.

Dan kulihat lagi bayangan diriku duduk bersama mereka di sudut itu. Mengusaikan ashar, kemudian maghrib, lalu kembali lagi sampai tiba isya. Bayangan yang aku tak tahu tahun-tahun kedepan akan memilikinya kembali atau tidak. Menjadi santri, menjadi guru TPQ adalah satu hal yang begitu istimewa. Tuhan memilih kita, untuk berlama-lama belajar bercakap dengan-Nya. Meski saya bukanlah penafsir, meski pula bukan penghafal, ada rasa cinta dalam alif, ba' dan ta'. Huruf-huruf yang kuharap dapat menjadi wasilah pertolongan saat hari-Nya tiba.

Pondok Pesantren Darun Nun Malang Perumahan Bukit Cemara Tidar F3 No 4

Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar