Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

ANTARA UJIAN DENGAN AZAB


Oleh : FITRI
 
Kemarin tepatnya di tanggal 2 agustus 2019 kita kembali dikagetkan dengan terjadinya Gempa dengan skala 7,4 di daerah Banten Jawa barat. Gempa tersebut berdurasi sekitar 1-5 detik dengan guncangan yang dahsyat hingga getarannya sampai ke bagian barat daya Banten termasuk Bogor, Jakarta, Lampung, dan daerah-daerah Jawa Barat lainnya. Getaran tersebut mengakibatkan pulahan rumah rusak dan beberapa warga terluka. Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) penyebab terjadinya gempa bumi adalah karena pergerakan lempeng bumi secara tiba-tiba sehingga menghasilkan gelombang seismik (getaran-getaran yang terjadi akibat pergerakan lempeng bumi sehingga merambat ke seluruh bagian Bumi yg lain).
Akan tetapi jika kita berpikir dari arah yang berbeda dan kembali melirik pada sejarah, di zaman Rasulullah pernah terjadi gempa bumi, pertama terjadi di Kota Makkah dan kedua terjadi di Madinah saat itu Rasulullah sedang berjalan bersama sahabat dan seketika bumi langsung bergetar kemudian Rasulullah langsung berkata sambil memegang tanah "berhentilah bumi disini masih ada aku, sahabat dan orang beriman lainnya yang berdiri diatasmu" dan akhirnya bumi berhenti.
Kemudian gempa juga pernah terjadi di zamannya Khalifah Umar R.a, saat itu beliau langsung menghampiri rakyatnya dan berkata "wahai Umatku dosa apa yang telah kalian lakukan sehingga Allah murkah dan mengguncang Bumi, bertaubatlah kalian, jika masih terjadi gempa susulan maka akan aku tinggalkan kalian selamanya. Dan masih ada kisah kisah lain yang terjadi seperti pada masa Umar Bin Abdul Aziz, yang ceritanya hampir sama dengan cerita-cerita diatas.
Kesimpulan dari kisah-kisah diatas terjadinya gempa bumi bukan hanya karena pengaruh-pengaruh geografis dan fenomena alam akan tetapi bisa jadi karna ujian atau laknat dari Allah Swt berupa teguran karena sudah tidak ada lagi orang-orang beriman di muka Bumi. Juga agar manusia bisa kembali kejalan yang benar. Jadi dari sini kita harus belajar dari pengalaman dan kejadian di masa lalu, seperti terjadinya gempa di Lombok, tsunami di Palu, Banten, dll sehingga banyak korban jiwa dan kerusakan yang terjadi.
Kejadian-kejadian itu tidak lain karna ulah manusia, sudah banyak kemaksiatan-kemaksiatan yang terjadi di muka bumi, Berita-berita terbaru seperti mabuk-mabukan, zina, LGBT, korupsi, penguasa yang dzolim, sudah seperti makanan sehari-hari bagi kita. Sebagaimana Allah Swt berfirman dalam surat Ar-Rum ayat 41-42:
“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia. Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (kejalan yang benar).
Jika ayat tersebut dikaitkan dengan musibah akhir-akhir ini bisa disimpulkan bahwa kebanyakan bencana Alam yang terjadi di muka bumi karna ulah tangan manusia. Jadi sekarang seharusnya kita mengambil pelajaran dari peristiwa yang terjadi dan kembali ke jalan yang benar. Karna jika sudah tidak ada lagi orang yang beriman dimuka bumi, maka hancurlah dunia, dan semoga kita termasuk orang-orang yang menjadi penunda dan pengobat dari segala macam teguran yang diberikan oleh Allah Swt karena Iman yang kita miliki.
Aamiin ya robbal Aalamin
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar