Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

ADEM AYEM ISLAM INDONESIA

Oleh : Muhammad Anis Fuadi

Sudah menjadi pengetahuan wajib bagi seluruh umat muslim bahwa agama islam adalah agama yang rahmatan lil alamin. Hal ini berarti bahwa agama islam haruslah menjadi rahmat bagi seluruh alam. Namun, entah mengapa hal ini seakan dibantah sendiri secara halus oleh umat islam sendiri. Dapat kita ketahui di daerah islam timur tengah seperti Afghanistan, Suriah, dan Palestina yang mayoritas penduduknya beragama Islam saja terjadi berbagai konflik yang tak dapat terhindarkan. Peristiwa ini dapat menimbulkan asumsi masyarakat bahwa islam bukanlah agama yang rahmatan lil alamin.

Untuk menyangkal asumsi negatif semacam ini, kita tidak boleh hanya berkaca pada negara-negara muslim timur tengah. Kita coba berkaca kepada negara dengan penduduk mayoritas muslim terbesar di dunia. Negara tersebut berada di kawasan Asia Tenggara tepatnya, pada Negara Kesatuan Republik Indonesia.Dibanding negara-negara timur tengah, negara ini berlokasi lebih jauh dari pusat peradaban Islam dunia. Namun, bukan berarti bahwa konsep islam rahmatan lil alamin tidak dikenal di negara ini. Sebaliknya, negara ini terlihat sangat mewarisi konsep islam rahmatan lil alamin. Bagaimana tidak? Negara ini adalah negara majemuk yang mengakui lima agama sekaligus. Namun masing-masing dari penganut agama Indonesia dapat dengan aman melakukan kegiatan peribadatannya. Jika bukan ulama' yang benar-benar paham agama, tidak mungkin ada seseorang yang dapat menciptakan konsep negara seperti ini.

Negara Kesatuan Republik Indonesia bukanlah negara yang 100% menerapkan hukum islam sebagai dasar konstitusinya. Negara Kesatuan Republik Indonesia juga bukan negara islam yang menjadikan khilafah sebagai bentuk negara. Lantas, mengapa islam di Indonesia justru menjadi agama yang mayoritas bahkan muslim terbesar dunia?. Salah satu diantara jutaan faktor penyebabnya adalah terciptanya umat yang memiliki toleransi besar. Bukan hal mudah, memahamkan masyarakat agar memiliki rasa toleransi besar. Keterbukaan terhadap berbagai pendapat dan pemikiran adalah kuncinya. Membangun Indonesia dalam perbedaan adalah keindahan bernegara. Dengan itulah yang menjadikan Indonesia memiliki umat muslim yang berbeda dengan negara-negara muslim lainnya. Dengan itu pula terciptanya Islam adem ayem tanpa peperangan, tanpa pembunuhan, dan tanpa kekerasan. 
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar