Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

RIZKI YANG DISANGKA

Oleh Dyah Ayu Fitriana

Sore itu Ustad Yahya melontarkan pertanyaan pada kami,

"Mengapa salah satu balasan terbaik yang ditulis dalam Al Quran adalah Rizki Min Haitsu Laa Yahtasib? (Rizki dari jalan yang tak disangka-sangka). Kenapa kok nggak Rizki yang banyak, yang luas atau yang lainnya."

Sebaliknya, dalam doa-doa kita, yang sering kita panjatkan adalah doa dengan spesifikasi rizki banyak, halal, mudah, dekat dan semacam itu.

Seringnya kita tidak mau repot dengan ketidakpastian. Lebih tepatnya tidak berani menanggung sengsaranya sih. Maunya ya yang pasti-pasti aja. Makanya tes PNS kemarin diikuti oleh sekian juta rakyat Indonesia, tentu termasuk juga saya. Kita maunya Rizki kita sudah teratur setiap bulannya, sudah pasti dan dapat diperkirakan sehingga kehidupan kita sepuluh sampai berpuluh tahun lagi dapat dianggarkan mulai dari sekarang. Yup kehidupan yang aman dan terjamin.

Tapi mengapa bukan Rizki yang demikian yang dijadikan imbalan bagi orang-orang yang spesial?

Karena ini tentang "Rasa".

Coba bayangkan, mendapatkan gaji di awal bulan yang sudah kita tunggu-tunggu, dengan kondisi kita sedang ditimpa masalah,  uang tidak punya, sampai kita sudah ngga tau harus nyari di mana karena saking mentoknya. Kemudian kita mendapat dari jalan yang nggak masuk ke perhitungan kita, bagaimana rasanya? Nikmat yang mana? Lebih syukur yang mana?

Maka Rizki yang tak disangka ini adalah perihal rasa. Rasa butuh kita, rasa berserah, rasa meminta, kemudian ketika anugerah itu datang, ada rasa syukur yang luar biasa. Dan ini menjadi hal yang paling tergerus dari Rizki yang sudah pasti turunnya. Meski seharusnya tanpa itu pun Tuhan sudah menjamin kepastian rizki kita.

Kita perlu kembali mengimani, rizki yang banyak dan pasti itu baik. Tapi sebaik-baik rizki adalah yang membuat kita ingat pada Sang Pemberi.

Malang, 18 Mei 2019


Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar