Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

KEUNTUNGAN ORANG LAIN


Oleh Dyah Ayu Fitriana 
@fitriyesss 

Suatu sore, dalam rangka mengambil pesanan buka saya iseng tanya pada tuan rumah. "Loh bu kok ada pak tukang, memang lagi mbuat apa?" Ibu itu kemudian menjawab "Oalah, lagi mbuat dapur mbak, soalnya butuh direnovasi." kemudian beliau berkata sambil berbisik "Abinya kasian kalau tukangnya nganggur, kan mau lebaran."

Pada dasarnya semua orang ketika memutuskan sesuatu ia didorong oleh pertanyaan "Apa ini untungnya bagiku?" atau juga "Emang apa akibatnya kalau aku nggak ngelakuin itu?" Saya salah satu yang sangat memperhitungkan hal itu. Maka ketika Ibu tadi berkata demikian, logika saya sedikit terganggu. "Memangnya ada orang memutuskan mengeluarkan uang banyak bukan karena memang dia harus melakukan itu? (di sini contohnya merenovasi rumah, tapi bisa berupa hal lain), tapi semata tujuan utama agar orang lain bisa kerja karena mau lebaran.", "Memangnya ngga dihitung berapa yang harus dikeluarkan, apa ngga lebih baik untuk kebutuhan yang lain?"

Saya terus mengalami pergolakan batin. Yah tentu karena kebiasaan self-profit oriented yg saya miliki. Kemudian saya sampai pada pemahaman bahwa di dunia yang bahkan untuk beli-beli aja mikir dapet cashback berapa, didiskon berapa, ngegrab apa gojek yg lebih murah, atau dengan senang hati membayar hanya 1 rupiah, di atas itu semua esensi kemanusiaan kita ada pada empati dengan orang lain. Empati berarti tidak hanya prihatin, tapi seakan merasakan dan mencoba memberi apa yang dimampu untuk meringankan beban.

Sore itu, dari satu kalimat, saya mulai belajar memudarkan pusat dunia yang ada pada diri sendiri. Ada banyak orang, dengan kehidupan yang beragam, dengan kesenangan dan kesengsaraan yang bermacam. Apa guna keuntungan jika dinikmati sendiri?


Menunggu buka, Masjid Baiturrahman BCT Malang
Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar