Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Menjadi Cahaya Dengan Berilmu

                                                     
                                                                 oleh : savinatul jannah



             Ilmu merupakan نور cahaya di dalam hati yang menerangi pemiliknya untuk melalui jalan kehidupan ini dengan selamat.  Dan orang berilmu dengan yang tidak berilmu tentunya berbeda . orang yang berilmu tahu yang mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang halal dan mana yang haram.
Ilmu itu ada 3 tahapan. Jika seseorang memasuki tahap pertama, dia akan sombong jika dia memasuki tahap kedua, maka dia akan rendah hati, dan jika dia memasuki tahap ketiga dia akan merasa bahwa dirinya tidak ada apa apanya – Umar ibn khatabb-

Orang yang berilmu.
  Seseorang yang memiliki ilmu maka setiap gerak  langkah dan ucapannya akan terbimbing dengan cahaya ilmu. Sebelum bertindak ia akan berfikir dahulu. Dan orang yang berilmu akan menggunakan waktunya sebaik baiknya so because the time is money. Menurut pandangan saya orang yangberilmu memiliki 3 kriteria. Pertama, orang yang berilmu dengan jiwa anak anak.yang dimana ilmu ditangan orang ini layaknya sebuah mainan yang ia mainkan dan ia pamerkan kepada teman sebayanya untuk meraih respon” Lihatlah!! Aku punya mainan baru, cakepp kan…kamu nggak punyakan..?”
Yang kedua , orang yang berilmu dengan jiwa anak remaja . tak jauh beda dengan yang anak anak, si remaja ini menggunakan ilmu sebagai sepatunya. Dimana sepatunya yang ia gunakan untuk mendapatkan pujian, “wahh!! Keren yaa sepatu mu…pasti mahal yaa..”  
Yang ketiga, orang yang berilmu berjiwa besar atau dewasa.  Mereka yang tidak berjiwa besar atau dewasa akan mudah berubah karakternya ketika berurusan dengan money atau masalah lainnya, tapi orang yang berjiwa besar tidak akan berubah karakternya because mereka memiliki pemikiran yang dewasa. Pemikiran yang dewasa akam membentuk presepsi yang dewasa pula. Berpikir merupakan salah satu orang yang beriman, sedangkan berjiwa besar merupakan salah satu ciri orang yang sukses. Pertanyaan, Mampuhkah kita berpikir dan berjiwa besar??? Jawabannya sangaaat mampu ! tapii kita kudu inget sabar dan ikhlas mempunyai keinginan untuk merubah diri. Sesuai firman Allah, yang artinya” sesungguhnya Alllah tidak akan merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaannya.( Q.S AL- Arad ayat 11).
Orang yang tidak berilmu.
Saat orang yang tidak berilmu menjalani harinya maka kegelisahan serta gundah gulana akan mengusik setiap helaan nafasnya. Ia bagaikan berjalan dalam kegelapan tanpa adanya cahaya sedikitpun yang bisa dijadikan penerang jalannya. Contoh dalam kehidupan sehari harinya: mereka melakukan apa saja yang mereka mau seperti mencuri, merampok. Mereka tidak punya rasa kemanusian terhadap manusia mereka hanya menuruti hawa nafsunya dan mereka tidak mengerti apa yang seharusnya dilakukan  yang mereka lakukan itu adalah benar.
Perbedaan orang yang berilmu dan tidak berilmu
Orang yang berilmu akan memiliki banyak pengetahuan, dimuliakan dan wawasan luas, percaya diri, sedangkan orang yang tidak berilmu sedikit pengetahuan,dan memiliki wawasan sempit. Untuk itu kita penting bagi kita belajar dan memanfaatkan waktu agar menjadi orang yang berilmu.

Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar