Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

AKU BANGGA MENJADI BAGIAN DARIMU "AMBON"


                                                        Oleh: Kamila Maryam Kotta

Tepat enam belas tahun yang lalu aku menjadi bagian dari wujudmu, namamu akan menjadi identitas dimanapun kaki ini menapak,  engkau adalah salah satu alasan mengapa aku melangkah sejauh ini dan engkau adalah tempat yang selalu ku impikan dari kejuhan ini.  

Mungkin bagi mereka yang belum mengenalmu, engkau hanyalah kota kecil yang tak ada apa-apanya, kota kecil yang dikelilingi oleh luasnya lautan,  kota dimana masih sering terjadi peperangan didalamnya bahkan setelah negara ini telah merdeka. Lautan adalah  saksi nyata akan perjuangan mu selama ini, di dalamnya terdapat banyak jasad-jasad para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi mempertahankan keutuhanmu. Bahkan derasnya bunyi ombak seakan ingin memberitahu akan tegarnya dirimu selama ini.

Namun bagiku kau adalah kota yang unik,  bagaimana tidak? Ratusan tahun yang lalu dunia mencarimu, seakan engkau adalah sumber kehidupan mereka, dari sekian banyak tempat yang ada di negara ini engkau menjadi tujuan utama mereka datang kesini dengan landasan dan ambisi yang berbeda-beda, yang tak lain adalah rempah-rempah yang tumbuh bagaikan ilalang diatas tanah itu.

Mereka datang, lalu pergi, lantas meninggalkan luka yang tak pernah diharapkan, tak ada rasa kebencian yang terlihat dari mu sedikitpun, tak ada tuntutan serta balas dendam yang engkau tunjukan, namun hari ini engkau membuktikan ke seluruh dunia bahwa engkau adalah cangkakang yang kuat bagi penghuninya, hari ini engkau bangkit dengan senyum yang sederhana namun sangat berarti, lahir dari mu tokoh-tokoh dunia yang senantiasa berjuang mengharunkan namamu. Sumber daya alam yang kau  miliki tak lagi dijadikan sebagai bahan rebutan dan sebab peperangan, sekarang semua itu menjadi ciri khas dan harta berharga bagimu.


Salam hangat untukmu dari aku  yang merantau jauh disini, aku tak akan pernah malu dengan segala macam permasalahn yang engkau hadapai sekarang ini, bahkan aku bangga menjadi bagian darimu, bagiku engkau adalah kota yang damai, aman dan nyaman sehingga  tak heran lagi jika engkau disebut AMBON MANISE.  


Pondok Pesantren Darun Nun Malang  























Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar