Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Pupuklah Cinta Untuk Indonesia!


Oleh:
Nur Sholikhah




            Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah satu. Tanah air ndonesia.
            Kami putra dan putri Indonesia berbangsa satu. Bangsa Indonesia.
            Kami putra dan putri Indonesia menjunjung tinggi bahasa persatuan. Bahasa Indonesia.

            Ikrar itu tertulis dan terucap pada tahun 1928 sebagai tanda semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia. Negara yang pernah terjajah, negara yang pernah terluka. Masa itu, perjuangan untuk merebut kemerdekaan sangatlah payah, harta dan nyawa jadi taruhannya. Segenap pikiran dan tenaga tercurahkan demi terbebasnya bangsa ini dalam cengkraman penguasa yang haus akan harta dan tahta. 

            Kini 90 tahun sudah ikrar itu terukir, dan kini Indonesia telah merdeka. Lahir sebagai bangsa yang besar. Bangsa yang memiliki kekayaan alam dan budaya. Usianya sudah mencapai 73 tahun, itu artinya bangsa ini sudah hampir satu abad merdeka. Alangkah bahagianya ia,  telah berkembang biak melahirkan putra putri bangsa yang cerdas dengan keanekaragaman rupanya.

            Indonesia sangatlah kaya, ia dianugerahi alam yang menawan. Hamparan sawah dan ladang yang hijau, eloknya pantai dengan nyiur pohon kelapa melambai-lambai, birunya lautan dengan ombaknya yang gagah, gunung-gunung yang berdiri kokoh,  serta sumber daya alam yang beraneka ragam. Semua itu adalah milik Tuhan yang dititipkan khusus kepada bangsa Indonesia. Tidak hanya kekayaan alam, Tuhan menitipkan pula keanekaragaman budaya, suku, ras dan agama. Semakin lengkap kekayaan Indonesia bukan?

            Patutlah kita bersyukur, hidup di bangsa yang hebat ini. Tuhan menitipkan semua kekayaan itu bukan tanpa alasan, pasti ada rencana atau tujuan untuk Indonesia. Oleh karenanya kita sebagai warga atau rakyat Indonesia wajib mencintai dan menjaga semua karunia-Nya. Mencintai Indonesia bukanlah hal yang sulit, kita tidak harus punya prestasi di luar negeri, tidak ada persyaratan atau peraturan khusus untuk mencintainya. Cinta kita untuk Indonesia sangatlah bebas.

            Ibaratkan Indonesia adalah rumah kita, maka kita akan mudah mencintai dan menjaganya. Rumah adalah tempat kita berteduh dari panasnya matahari dan dinginnya hujan, tempat kita berkumpul bersama keluarga membagi kisah-kisah indah, tempat kita kembali dari padatnya aktivitas di luar rumah. Seburuk-buruknya rumah yang kita miliki, kita pasti akan tetap membuatnya senyaman dan seindah mungkin. Tidak hanya dari segi fisiknya, namun juga dari segi suasananya. Semua itu kita lakukan karena kita sudah menganggap bahwa rumah adalah tempat terbaik.

            Jika ada sedikit kerusakan di rumah, entah kaca jendela yang pecah, cat dinding yang terkelupas, genteng yang bocor, lantai yang retak. Kita pasti akan secepat mungkin membenahinya, karna itu bisa mengganggu kenyamanan kita. Iya, mencintai Indonesia ibaratkan seperti kita mencintai dan menjaga rumah kita sendiri. Jadikan Indonesia sebagai tempat ternyaman untuk bernaung. Jika warna bangsa ini sudah mulai pudar, mari kita hidupkan kembali. Jika dinding persatuan kita mulai goyah, mari tegakkan lagi, jangan biarkan orang lain mencuri atau mencoba merusak kekayaan budaya ini apalagi sampai mengganti ideologi.

Mari kita ukir prestasi di manapun kita berada!
Junjunglah nilai-nilai toleransi dan kegotong royongan!
Jagalah budaya-budaya yang sudah kita miliki!
Jangan jadikan perbedaan sebagai sebuah permusuhan!
Ingatlah  selalu semboyan bangsa “BHINEKA TUNGGAL IKA” dengan lambang  garudanya yang gagah!
Amalkanlah nilai-nilai dalam pancasila!
Ingatlah para pahlawan yang dulu telah mengorbankan segalanya demi Indonesia!
Kobarkan rasa cintamu pada bangsa, karna kita telah bersumpah,
BERTUMPAH DARAH SATU, TANAH AIR INDONESIA
BERBANGSA SATU, BANGSA INDONESIA
MENJUNJUNG TINGGI BAHASA PERSATUAN, BAHASA INDONESIA
SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA!
Pupuklah cinta untuk Indonesia! Agar kita bisa menjadi bangsa yang kuat dan bersahaja.



Malang, 28 Oktober 2018

Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar