Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

wilis pagi ini

Siti Fathimatuz Zahro'

"Sakit namun tak berdarah"
Sering sekali kiasan ini diucapkan banyak orang dengan konteks persoalan urusan cinta. Saya hanya menerka-nerka "sakit yang seperti apa sih tanpa darah itu?".

Wilis, 25 September 2018, 08.38

     Hampir dua semester aku tidak plesiran kesini. "Di perpustakaan juga ada". Dalil yang kuat. Sangat....sangat kuat. Mungkin jika tidak karena "wajib membawa" dan perpustakaan terlalu tinggi untuk didaki, aku tidak kesini. Rencana kesini karena aku tidak sengaja menyobekkan buku teman ku. Meskipun dia tidak ingin diganti, namun ada kesungkanan tersendiri. "Sekalian lah cari-cari buku "wajib membawa" ". Setelah mengunjungi beberapa stand ternyata stok sedang kosong. Ganti stand dan akhirnya ada. Cocok dan sesuai materi. Perdebatan harga dimulai. Disela-sela menawar aku membatin "Bukunya bagus, sesuai, meskipun nggak asli. Udah harga standar kok masih tak tawar sih". Sedikit-sedikit ingat dawuh ustadz "ilmu kok ditawar-tawar". Tapi mau bagaimana lagi. Kebutuhan lain juga mengantri untuk ditunaikan. Nggak lama, aku sudah mengantongi tiga buku psikologi. Bukunya standar tebal sih, sekitar 550 halaman. Dan dari ketiga buku itu uang Rp. 100.000 nggak habis. Masih ada sisa setidaknya cukup untuk makan 3 hari. BAYANGKAN!!! Aku pribadi merasa tertampar. Begitu mudahnya berdalil "Alaah, di perpustakaan juga ada". Astagfirullah. Aku miris dengan pribadi yang seperti ini.
     Aku teringat cerita ayah ku jaman kuliah dulu, untuk beli buku saja harus keliling proyek pembangunan untuk menjajakan genteng.

Aku yang saat ini masih duduk diteras wilis. Enggan beranjak. 

Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar