Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Gegara Absen. Suwerr !!!

Siti Fathimatuz Zahro'

Pernahkah anda merasa sangat sangat sulit bergerak dan merasa ditarik oleh gravitasi namun pada akhirnya kaki anda sanggup melangkah?
Situasi apa yang sering anda alami dengan konteks keadaan tersebut?
Taukah anda apa dan siapa yang berperan dibalik kaki yang melangkah?

Sebutannya adalah khidmat. Dalam bahasa mudahnya adalah manut. “Ayo ndang berangkat. Nanti kena alpha lho”. Sering sekali kalimat itu terlontar dikalangan santri. Dimana pun. Aku teringat dawuh Alm. KH. Maftuh Sa’id, “Ora popo shalat mergo absen ngaji mergo wedi ta’zir. Kabeh iku iseh belajar. Kapeksan suwe-suwe kebiasaan”. Siapa sih yang tidak ingin berleha-leha merajut mimpi atau luntang-luntang diatas kasur dengan fasilitas full wifi? Semua masih mempertahankan keinginan masing-masing. Itulah ego. Dimana seseorang berada pada titik “aku” yang sangat tinggi tanpa melihat ada “dia”atau “mereka”.

Naah....inilah jawabannya
Ketika seseorang tetap datang apapun keadaanya sekalipun ia bersandar pada absen atau pada apapun yang itu bukan karena semboyan ‘mengubah lelah menjadi lillah’, “Yaweslah aku berangkat aja dari pada kena hukuman” atau “Hihihi untung aku ikut pengajian di masjid dan dapet nasi kotak”. sesungguhnya ia telah membunuh ego. Mengakui kekalahan diatas keegoisan yang disembunyikan dibalik sayupnya mata atau ngilunya persendian tulang. Sekuat apapun gravitasi menahan, ia tetaplah seorang pemenang. Namun sering kali kita lupa memberi penghargaan terhadap diri sendiri. Padahal penghargaan itulah yang nantinya akan menjadi sumber kekuatan untuk melangkah pada titik kebiasaan. “Yess. Aku keren dong. Meskipun capek tetep berangkat” atau ketika akan berangkat ngaji kita merasa sangat ngantuk tapi tetap hadir dan ternyata sepanjang ngaji kita tidak tidur, itu adalah sebuah prestasi. Patutlah berbangga diri dalam hari “Wiiih keren yaa. Tadi ngantuk banget tapi endingnya aku nggak tidur sama sekali. Wiiih hebaat”. Pernahkah anda melakukan hal itu?.
Berbanggalah pada apa-apa yang ada dalam diri ini. Berilah penghargaan sekecil apapun yang telah dilakukan. Jadilah stick holder dalam dirimu sendiri J


Ini adalah sebuah cuplikan kisah yang terinspirasi oleh salah satu buku yang mengatakan khidmat dapat meruntuhkan sebuah kesombongan.

Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar