Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

NOBAR 22 MENIT

OLEH : NUR MA'RIFATUL JANNAH


Hari ini, rabu tertanggal 1 agustus 2018, alhamdulillah kami berkesempatan untuk turut serta dalam kegiatan nobar (nonton bareng), gratis. Hehe... Tepatnya di bioskop plaza araya malang. Hari itu ceritanya aku diajak dadakan perkara masih adanya tiket nobar gratis yang salah satu orang tak bisa turut serta kala itu. Kebetulan hari itu, sorenya tidak ada jadwal agenda lain, yaps aku pun langsung bersedia mengiyakan ajakan itu. Perjalanan menuju ke lokasi (blimbing) lumayan memakan waktu dan jarak terbilang jauh. Apalagi harus menerobos ramainya kendaraan sore yang bikin macet. Dalam hati menggerutu, awas aja filmnya ga sesuai expektasi. Expektasi kala itu film dokumenter, pasti keren, kaya dulu ketika waktu mata pelajaran sejarah, kami  sering diajak nobar film dokumenter jaman dulu. But, this is gratis, so harusnya ga terlalu kecewa lah kalau pun agak ga sesuai expektasi. 
Sesampainya di sana, sekitar waktu ashar. Kami pun langsung segera menuju lokasi. Was-was ketinggalan ceritanya kalau udah mulai duluan nanti. Kesan pertama, masih terasa garing. Karena masih sampai scene kegiatan orang-orang yang tengah melakukan aktifitas harian. Tapi sampai di sini, drama terkesan terlihat berjalan begitu alami. Mengalir apa adanya. Seperti tidak ada kepura-puraan. Wajah-wajah para aktor polisi yang tengah bertugas di pos polisi terkesan lucu, dalam arti seperti kaku tapi natural.
Lantas mulai memasuki konflik, adanya seseorang yang memasuki sebuah kafe dengan mengenakan sebuah tas ransel di punggungnya. Nampak ia melihat-lihat sekitar dengan mata mencurigakan, dan yah...seketika terjadi ledakan, mengejutkan. Dari adegan tersebut mulailah memasuki konflik yang seru. Aksi para polisi dan teroris yang saling adu tembak membuat seisi bioskop turut ramai berteriak histeris terbawa suasana. Bahkan ada yang sampai menangis sebab ketakutan menyaksikan para korban ledakan bom yang sangat tragis berdarah-darah.
Seusai berakhirnya NOBAR tersebut, sungguh masih menyisakan debaran dan kekaguman dengan pengemasan dalam film dan menurut saya akting aksi para aktor sungguh mampu memikat dan mampu membuat terkesima para penonton.
 
Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar