Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Yuk Berbaik Sangka



Oleh : Mutiara Rizqy Amalia (@mutiara.rzqy)

Teori bentuk bumi yang bulat
Roda yang tiada hentinya berputar
Jam yang terus berdenting
Begitulah dunia
Dia tak harus monoton menuruti semua kemauanmu
Sebagai hamba yang lemah tentulah mempunyai banyak angan
Hingga Gunung Everest pun lunglai
Kamu pun boleh berbuat sesukamu, dan mintalah semaumu
Tapi, bukankah di atas langit masih ada langit?
Tak semua yang kamu inginkan akan sesuai dengan harapanmu
Jangan terlalu berharap dengan hal abstrak
Dialah yang satu-satunya yang pantas dijadikan sandaran
Segalal kuasaNya paling terjamin bagi hamba yang dirindukan
Baik sangka sebagai jalan untuk seluruh titik akhir
Karna Dia sesuai dengan prasangka hambaNya


Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

3 komentar:

  1. *"yuk berbaik sangka"
    dari pemilihan judulnya telah meng-isyaratkan bahwa dalam diri penulis yg masih muda memiliki sifat ke-ibuan. karena itu menurut saya penulis memasukkan kata "yuk" di penggalan judulny, kata tsb sngat brsahabat dn mmliki mkna untk mngajak. Akan tetapi isi dari puisnya, tidak saya temukan kata2 yg memiliki kesan seperti kata "yuk". seolah2 judulny mnjadi gaul/informal dg kata "yuk", tpi isinya tak segaul judulny/ formal. menurut saya lebih cocok dg kata "mari berbaik sangka"
    *"teori bentuk bumi bulat
    Roda yg tiada hentinya berputar
    Jam yg terus berdenting"
    Kata2 yg dipilih sangatlah harmonis dg pendapat/prespsi/teori2 yg di oercayai oleh sebagian besar masyarakat di dunia. menimbulkan kesan bahwa penulis bukan lah orng yg menyukai kontra, penulis memiliki emosional yg baik. sebernya ada beberapa kata2 kontra yg bisa di jadikan opsi, seprti bmi datar. saya amat menyukai pimelihan kata dari penulis.
    *"begitulah dunia
    Dia tak harus monoton menuruti
    Semua kemauanmu"
    menggambarkan dg jlas bahwa dunia ini fleksibel, ia tak kaku terhadap satu perspsi atau teori. Menunjukkan bahwa dunia ini di ciptakan oleh tuhan sanagtlah unik. Dari ketiga pernyataan sebelumnya yg menggambarkan tentang dunia, yakni bumi yg bulat, roda yg tiada hentinya berputar, jam yg terus berdering. hanya satu yg tidak monoton, yakni "bumi yg bulat", "roda yg tiada hentiny berputar", "jam yg terus berdering" menurut saya itu tergolong monoton. akan lebih baik penulis mengganti dua kalimat tsb dg variasi yg lain agar "begitulah dunia dia tak harus monoton menuruti semua kemauanmu" tergambar dg sangat baik. slnjutnya mnrt saya pada kalimat "..menurti semua kemauanmu", akan lebih ccok apbla d gnti dg "..menuruti semua teorimu/prasangkamu". Namun "menurti" tentulh kata yg mngikutiny yg lbih ccok adalah "kemuanmu", tapi juga bisa di ganti menjadi "..sesuai dg semua teorimu/prasangkamu". Ada banyak opsi :D

    BalasHapus
  2. insyaallah akan saya tambahkan nnti mlam..😅

    BalasHapus