Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Tradisi Gasek

Siti Fathimatuz Zahro'

Sang Surya luput bersinar 
Mensyahdukan pandangan ku nanar

           Mungkin beberapa orang pendatang sering bertany-tanya atau memendam tanya tentang sebuah bangunan gazebo kiri jalan jika kita menempuh ke arah matahari terbenam. Gazebo dengan pelataran luas namun bukan jalan umum atau sebuah rest area. Kami, warga Gasek menyebutnya "punden". Didalamnya berisikan 2 makam. Banyak sebutan nama untuk makam itu. Menurut mbah ku, lelaki sepuh 78 tahun, makam itu milik Mbah Waliono dan Mbah Sumorejo. Sejak kapan adanya pun tak ada yang tahu. Menurut mbah ku  pun dia tidak tahu kapan adanya. Beliau hanya mengatakan "sakdurunge buyut ku biyen ono punden iku wes ono. Sopo sopo iku gak ono sing ngerti kapan iku ono". Mungkin secara pastinya tidak banyak yang tahu. Banyak hal yang tersembunyi untuk bangunan itu.
           Barikan adalah salah satu tradisi di mana yang selalu diperingati 1 tahun sekali setiap tanggal Senin Wage dibulan Selo. Menurut tanggalan jawa. Tradisi ini diperingati dengan hajatan bersama di Punden dan ditutup dengan doa jawa. Selang beberapa hari, setelah acara hajatan itu akan ada sebuah pementasan Tari Remo atau pewayangan yang masih menjadi tradisi pula.

Malang 23 Juli 2018
Senin Wage Sasi Selo

Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar