Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Ridho orang tua itu penting


Oleh : Neng sumiyati 

Bulan april menjadi sesuatu hal yang paling istimewa dalam hidup saya.Tentu kalian pernah ingin sekali mendapatkan apa yang kalian harapkan.Tangis haru bahagia menyelimuti hati saya kala itu,karena saya bisa mendapatkan apa yang saya harapkan.Bulan januari adalah bulan istimewa bagi para pemburu beasiswa,tentunya saya sebagai mahasiswa berusaha mencari dan menggali informasi yang ada entah dari media sosial atau dari teman saya sendiri.

Sekitar bulan maret lalu, saya berkesempatan mengikuti seleksi student exchange and Tokyo in the eyes of islam discovery 2018.Seleksi yang saya ikuti ini melalui dua tahap yaitu tahap pendaftaran melalui akun lembaga yang bernama WISE yaitu world Islamic student exchange dan mengisi beberapa opini tentang beberapa masalah yang ada di benua asia.Entah mengapa kala itu, saya sangat menikmatinya.Doa dan usaha menjadi senjata satu-satunya di tanah perantauan.Disamping saya menunggu pengumuman tersebut saya tetap menjalani kehidupan saya di malang sebagai mahasiswa  di universitas islam negeri maulana malik Ibrahim malang.

Kabar pengumuman itu telah datang.Tepatnya pada tanggal 13 april 2018 melalui email.Saya tak menyangka dan sangat terharu ketika melihat pengumuman yang menyatakan bahwa saya telah lulus seleksi.Ada tangis dan bahagia sendiri dalam hati saya kala itu, tetapi harus saya terima juga bahwa kegiatan ini tidaklah gratis.Kami harus membayar sebesar lima juta rupiah untuk waktu satu minggu yang meliputi biaya transportasi, kegiatan, souvenir dan hotel.Dan inilah yang menjadi sedikit beban dalam benak saya.Saya kabarkan orang tua dan mereka mendengar kabar ini sangat bahagia, terutama bapa saya.Beliau bertekad dan mengatakan bisa mewujudkannya untuk anak pertamanya itu.Tapi saya sadar bahwa pengeluaran pribadi saya sudah sangat banyak dari mulai saya menjadi mahasiswa baru sampai saat ini, dan alasan lainnya juga karena ibu saya.Beliau belum bisa mengizinkan dan masih berat hati untuk melepaskan anak pertamanya ke luar negeri walaupun hanya satu minggu.

Keputusan yang saya ambil setelah tiga hari pengumuman tersebut adalah saya tidak akan mengambil kesempatan untuk pergi ke tokyo.Memang tak mudah untuk memutuskannya dan melepaskan kesempatan yang tidak datang untuk kedua kalinya.Tapi saya teringat pesan dari guru saya "kejarlah semua apa yang kamu harapkan tapi dengan ridho dari orang tua".


Pondok pesantren Darun nun malang

Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar