Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Namaku Puberty, Bukan Liberty

Hasil gambar untuk TATAPAN TAJAM MUSLIMAH
Pict Source: Wattpad


Namaku Puberty, Bukan Liberty
oleh: Indah Nurnanningsih

Sejumput nama beredar ditengah gelimangan
Sebuah sebutan menyapa di dalam lubuk panggil
Bertahap menyerupai bayangan yang menyerta, mewujudkan satu persatu senyawa
Tidakkah kau itu serupa?
Tidak, sebuah simbol bernadakan frasa,
Layaknya pembeda

Mereka beriku nada sahutan Liberty
Memang agar aku senantiasa berdiri, kokoh tak ditelan bumi
Namun sesungguhnya aku ini Puberty
Terlahir untuk membumi, menggenapkan masa remajaku dengan indahnya aksi, kontribusi
Sepanjang namaku hidup, biar aku tetap abadi
Tiada kata ”renta” yang bisa mencegahku menari kesana kemari

Kau tahu? Jeritan bayi-bayi, dalam sukma itu
Berteriak, menginginkan arti sebutan yang
bukan nol makna
Jangan heran bila nama “Puberty” itu ada, bertahta, sajikan hentakan makna
Disambutlah masing-masing engkau dengan aksi leluhurmu, meledakkan setiap pilihan arti
Bukan penuh nafsu utuk sekedar mirip ini itu,
Bukan sekedar kicauan pemanis sahutan,
Bukan!
Putaran waktu hanyalah soal ide yang
memberantas seni nama tak biasa
Daripada sekedar hara huru trend belaka
Sebab lambat laun ketiadaan arti menjadi sebuah konsonan yang mati

Dan jika boleh kulukiskan,
Sebutanmu ialah iringan rohmu
Harapnya tak sekedar melegenda
Harapku tak sekedar bercanda
Sebab tanpa riuh doa di dalamnya, kau takkan tumbuh menjadi siapa-siapa

Namaku Puberty, bukan Liberty
Namun jika aku tak berlebihan
Namaku doa-doamu saja!




Malang, April 2018
Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar