Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Pandangan akan sebuah Titik



 Hasil gambar untuk TITIK


Pandangan akan sebuah Titik


Muda-mudi berbusana rapi dengan tas digendong kesana kemari. Krieeet suara pintu berbunyi dengan dengungan kipas AC yang menghiasi pendengaran ini. Tak pernah terbayangkan sejak pertama kali menginjak bangku kuliah dulu untuk menjadi seorang mahasiswa yang serasa punya keluarga di kampus ini.  Sesekali ku renungi apa yang ku jalani saat ini, Hati dan ragaku tersentak ketika menjalani profesi ini dengan penuh suka cita dan kerja keras yang nyata. Ku pandangi muda-mudi berjalan wira-wiri dari jendela ruangan yang kini menjadi ruang singgah ku. Tak pernah sesekalipun terbayang aku bisa duduk disini. Dahulu dan hingga kini pun aku juga seperti mereka yang senantiasa mencari titik dari apa yang disebut sebagai perjuangan. Perjuangan dalam menimba ilmu. 
            Dulu.. Diakhir semester menyandang predikat mahasiswa, anggapan ku bahwa aku akan sesegera mungkin mendapat titik temu dari apa yang selama ini aku lakukan di dunia kampus ini. Seketika akan wisuda rasa pikiran ku pun melayang dan penuh imajinasi tentang bentuk titik apa yang akan ku temukan. Namun, semenit setelah berjabat tangan dengan Pak Rektor dan ku pandang kedua orang tuaku, serta adikku yang duduk di tribun ruangan megah tersebut angan ku seolah terbiaskan menjauhi garis normal imajinasiku akan bentuk titik yang segera ku dapat.  
            Heran memang, pandanganku sangat sempit dan terbatas menilai apa titik akhir dari kuliah, yakni kerja. Kerja di sebuah perusahaan terkemuka, ber gaji tinggi dan berpenampilan menarik semata. Akan tetapi, apa.. semuanya semu dan banyak kabut yang menghalangi jarak pandang. Titik itu bisa semakin dekat tapi semakin tak terlihat. Kebingungan merajai otak ini, dikala tahu kenyataan bahwa pencari kerja membeludak sedang tak seimbang dengan daya dan luasan medan. Setelah beberapa kali mencoba menerka dimana letak titik itu, akhirnya ku dapati sebuah titik temu. Titik yang sebenarnya di impikan oleh seorang sosok wanita yang rela berkorban apapun demi kehidupan sang anak, yakni Ibu.  Hingga hal yang sama sekali tidak pernah terbayangkan pun menjadi sebuah kenyataan karena do’a-do’anya yang menembus langit.


 By: Anggun A.F
 Malang, 9 Maret 2017
Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar