Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Gundah Sang Tunas Bangsa


Picture by: lumbungpuisi.com
Oleh :
Nur Sholikhah




                Kali ini aku ingin membagikan rasa gundahku pada kalian kawan, rasa yang terus hinggap di hati saat hari mulai beranjak malam. Malam yang begitu dingin dengan angin bersemilir membelai sunyi. Cahaya rembulan masih tetap terang, namun suasana kian mencekam. Aku tak tahu, apa yang akan terjadi di setiap pergantian malam. Terkadang semua itu hanya sekedar perasaan, namun terkadang pula itu sebuah pertanda dari Tuhan. 

                Suara bising terdengar, iya begitu bising. Berita-berita itu semakin hari kian menjadi-jadi, menjelma menjadi sebuah potret kehidupan di negeri ini. Aku terkadang mencoba acuh, tapi tak bisa. Hati nurani selalu meronta dan berbisik, “Kau adalah tunas bangsa, apa kau ingin menutup telinga dan matamu rapat-rapat?” Bagaimana aku harus menjawab pertanyaan yang kubuat sendiri?

                Rasanya sudah bosan mendengar berita dengan tema yang sama, apa tak ada berita baik di negeri ini? Mungkin yang merasakan hal itu bukanlah aku saja karna tunas bangsa ada dimana-mana. Sebagian ikut andil merawat bangsa, sebagian lagi malah merusak moral bangsa, dan sebagian lainnya stagnan dengan keadaan yang ada, merasa sudah nyaman dan tidak ingin ikut campur dalam masalah yang sungguh pelik ini. Kawan, termasuk bagian manakah kita? 

                Rasa gundah itu semakin terasa saat para calon penguasa berlomba-lomba membangun negeri, segala janji untuk mengatasi masalah diumbar di mana saja, yang di atas bergejolak menentukan siapa yang akan mewakili calon para pendekar rakyat, sementara yang dibawah harus bergelut dengan ketidakadilan. Rakyat menjadi korban mega korupsi e-ktp, rakyat yang menjadi korban kolusi antara pejabat dengan pengusaha asing, rakyat yang menjadi korban nepotisme, rakyat yang menjadi korban kerakusan para pemimpin yang tidak amanah. Ah, gundah ini semakin lantang bersuara. 

                Memang keadilan yang sempurna hanya milik Tuhan, bukan para manusia lemah seperti kita. Namun setidaknya jangan memperbesar kelangkaan akan sifat-sifat terpuji. Negara yang kaya ini sedang krisis kawan, krisis akan moral dan kejujuran. Maka aku ingin menepiskan rasa gundah itu bersama kalian, para tunas bangsa yang akan tumbuh menjadi pohon-pohon teduh, berdaun lebat, berakar kuat, berbuah banyak, hingga siapa saja yang berteduh dibawahnya dapat tertidur pulas. Tidak hanya tidur, tapi juga bermimpi indah tentang masa depan yang cerah untuk Indonesia. 



Malang, 22 Maret 2018

Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar