Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Se-Kri-Psi (Sebuah Kreasi Penuh Inspirasi)

Hasil gambar untuk skripsi
Pict Source: Prelo
Se-Kri-Psi
(Sebuah Kreasi Penuh Inspirasi)
Oleh : Siti Khoirun Niswah
PP. Darun Nun Bukit Cemara Tidar
Karangbesuki - Sukun - Malang

                Dalam keseharian, jenuh bukan ngerjakan skripsi yang tak kunjung selesai? Ya, mungkin karna yang menulis adalah mahasiswa calon Sarjana juga. Wajar saja kalau merasa jenuh, mungkin karena pertama kalinya akan menghadapi ujian skripsi. Kadangkala merasa jenuh, bosan, malas atau bahkan merasa nggak ada hal lain kah selain ngerjakan skripsi? Selain itu ada pula yang  malah merasa lebih leluasa karna tidak ada pembelajaran di kelas, tambahan materi, atau diskusi sama temen. Bagi mereka yang telah mempunyai pekerjaan hal tersebut malah menjadi kesempatan karna punya waktu lebih banyak untuk mengerjakan pekerjaan atau kegiatan lain diluar perkuliahan sejenis pengembangan bakat, misalnya menyanyi, olahraga, atau memulai usaha untuk  belajar merasakan mencari penghasilan sendiri.
                 Skripsi bukanlah hal yang harus ditakutkan, melainkan dikerjakan J. Jadi, kerjakan skripsi seiring berjalannya waktu, jangan hanya karna menghadapi skripsi, segala kegiatan menjadi terbengkalai. Awalnya skripsi memang menjadi  ketegangan tersendiri bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan S1 karna itu syarat kelulusan agar mendapat gelar Sarjana. Namun perlu kita sadari, hidup ini perlu proses dan proses itu yang akan membawa pada kesuksesan. Imam Syafi’i berkata “Bila kamu tak tahan penatnya belajar, maka kamu akan menanggung perihnya kebodohan”. Jika kita menginginkan kemudahan dalam skripsi tak perlu proses, tidak usah kuliah aja dah.. J Jadi dijadikan aja ini sebuah proses belajar, jalankan apa adanya seperti kuliah keseharian kita. Cuma aja kita perlu menambah kapasitas bacaan, hal itu dapat membuahkan  ketenangan dan kemudahan  tersendiri dalam proses pengerjaan skripsi.
                 Skripsi memang penting, namun kesuksesan kita bukan ditentukan oleh skripsi saja. Kesuksesan kita terletak pada kesungguhan kita dalam menekuni segala sesuatu  dan Allah-lah yang berperan menentukannya. Untuk memulainya kadangkala tidak mudah bagi seseorang yang pertama kali terjun dalam dunia penelitian. Oleh karena itu, perlu kesiapan khusus dalam memanagemen berbagai hal di dalamnya. Kerjakan secara perlahan, bertahap dan beri waktu khusus  untuk mengerjakan skripsi. Hindari  pengerjaan yang berlebihan sampai menghabiskan waktu dalam keseharian penuh. Namun juga jangan terlalu terlena dengan waktu luang yang ada, sebab waktu terus berputar hingga kita takkan sadar telah melewatkannya. Beberapa saran  ini barangkali dapat digunakan sebagai acuan kita dalam menyelesaikan skripsi, diantaranya, agar kita merasa pikiran kita jernih, bangunlah  sekiranya sebelum  memasuki waktu sholat subuh  untuk  melaksanakan sholat tahajjud, sholat hajad, sholat taubat dan berdoa. Imam syafi’i berkata “Doa di saat sholat tahajjud adalah umpan panah yang mengenai sasaran”. Bangun di pagi hari akan menambah kejernihan dalam otak, hati, serta pikiran kita. Setelah itu, lanjutkan dengan membaca Al-Quran sambil menunggu adzan subuh untuk  melaksanakan sholat berjamaah, lalu jalankan aktivitas yang menjadi rutunan di tempat yang kita jadikan tempat tinggal sekarang. Kebanyakan  yang tinggal di pesantren menjalankan  kegiatan keta’liman setiap habis sholat subuh. Namun bagaimana bagi mereka yang tinggal di kos atau kontrakan? Tidak masalah, kos atau kontrakan juga bisa kita jadikan tempat mengaji atau membaca Al-Quran, asalkan ruh kita bergerak untuk  bangun pagi. Jangan  langsung membuka handphone  karena  bila jimat itu sudah berada di tangan lalu  membaca pesan di dalamnya, keajaiban untuk terus membalas pesan akan semakin dalam menjalar kemana-mana. Lebih-lebih bisa saja sampai lupa akan melakukan pekerjaan  apa di pagi hari termasuk dalam urusan mengerjakan skripsi.
                Setelah kita menjalankan aktivitas di pagi hari kita bisa melanjutkan aktivitas lain seperti  membersihkan halaman, ruang tamu, dapur, kamar mandi  baik  pondok, rumah pribadi, kos,ataupun  kontrakan karna tempat yang bersih dan rapi akan membawa kita pada ketenangan dan  kenyamanan. Selanjutnya, apabila masih ada kegiatan rutinan, kerjakanlah hingga kegiatan itu usai.  Contohnya, bagi yang  menghafal Al-Quran, murojaah lah terlebih dahulu lalu setorkan. Karna apabila yang kita dahulukan ialah hanya mengerjakan skripsi, satu hal yang menjadi penyesalan adalah ketika waktu itu akan lenyap hanya  untuk satu urusan saja yakni  mengerjakan skripsi. Apabila kita berpacu dengan jadwal seperti diatas, kurang lebih jam 09.00 rangkaian kegiatan tersebut sudah selesai bukan??  Khususkan waktu itu,  fokuskan untuk  mengerjakan skripsi. Tentunya skripsi yang judul nya sudah di acc sama dosen lo ya.. J
 Jika  sekiranya kita membutuhkan bahan literature lebih banyak, maka doronglah naluri sekuat mungkin untuk bergerak  datang  ke perpustakaan. Yang terpenting dalam sehari dapat meluangkan waktu kurang lebih dua sampai tiga jam secara istiqomah, maka potensi terselesaikannya skripsi akan dirasa lebih cepat dan efektif. Ingatlah  saat mengerjakan skripsi sebaiknya jangan diringi dengan memikirkan atau melakukan hal yang lain. Buatlah mengerjakan skripsi senyaman mungkin karna kenyamanan membuat pikiran lebih jernih untuk menjadikan kita  fokus terhadap hal yang kita kerjakan. Jangan berfikir skripsi  tidak akan selesai jika banyak kegiatan di pondok (misalnya), apalagi jika kita berfikir kalau judul kita terasa kurang pas dan tidak berbobot daripada judul yang dimiliki  teman-teman lainnya. Hal tersebut  akan menjadikan hambatan bagi kita dalam penyelesaian skripsi. Memang penting memikirkan kualitas dari sebuah penelitian, namun ketahuilah ketika judul sudah diterima oleh dosen, hal yang perlu kita lakukan bukan lagi kualitas dari judul tetapi mulai mengerjakan dengan baik dan benar dari judul yang sudah kita angkat.
                Setelah kurang lebih tiga jam mengerjakan skripsi  istirahatlah sejenak, berwudhu lalu  laksanakan  sholat dhuhur. Setelah  sholat dhuhur, usahakan bersujud kurang lebih 5 menit. Hal tersebut akan memudahkan kita untuk berpikir jernih kembali. Selanjutnya, kita bisa makan siang terlebih dahulu, atau memilih tidur siang kurang lebih setengah jam untuk istirahat. Jika kita mempunyai hafalan Al-Quran, murojaah lah sebentar kurang lebih setengah jam setelahnya kita bisa melanjutkan mengerjakan skripsi kembali.
                 Seiring berjalannya  waktu, pasti diantara kita ada yang jenuh dengan kegiatan yang sama dalam sepekan. Bangun pagi, ngerjakan skripsi, menghadiri kegiatan pondok bagi yang mondok, bekerja bagi yang sudah mulai bekerja, hingga yang membedakan dari kurun waktu seminggu itu hanyalah saat hari  libur. Nah, hal tersebut dapat kita jadikan waktu untuk refreshing dari kejenuhan. Mungkin bisa dengan hal yang sederhana seperti renang, jalan-jalan ke taman, main bulu tangkis, atau senam yang bisa menyehatkan jasmani kita. So, marilah kita menjalankan hal yang positif, skripsi dengan sendirinya akan selesai. Hindari lelah yang berlebihan dan sistem kebut semalam karna hasilnya tidak akan sebaik  yang kita inginkan.. J

                
Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar