Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Nyanyian Tong Kosong

pictured by daunjatuh.com

Oleh:
Nur sholikhah




Tahun ini, mereka akan datang kembali
Mengetuk pintu-pintu yang terbuat dari kayu
Berlapis debu dan bercat pilu
Mereka akan pergi mengunjungiku
Mengucap salam, menjabat tangan
Tanpa rasa sungkan atau malu
Mereka pergi ke tempat-tempat kumuh
Menyapa, bercengkrama, sambil mengusap peluh
Tak lupa juga bertanya tentang rindu
                                                            
Ah, omong kosong
Pura-pura merindu bukanlah semudah itu
Pura-pura peduli bukanlah datang padaku
Aku bukan peramal, dukun  atau priyayi
Yang bisa membantumu dalam sebuah misi
Aku hanyalah rakyat pemilik resah
Yang setiap hari mencari nafkah di bawah naungan gedung-gedung megah

Di bawah sorotan kamera kau bernyanyi
Mendendangkan lagu indah untukku sendiri
Menyuguhkan secangkir kopi tanpa gula
Dan semangkuk sup tanpa kuah

Maaf tuan, aku telah bosan
Aku rakyat yang tak butuh belas kasih
Aku masih bisa hidup tanpa kau libatkan dalam urusan negeri ini
Aku tak bisa bersandiwara seperti papa
Aku tak bisa berbohong seperti mama
Biarlah, ku jalani semua ini sendiri
Jika kau datang hanya sekedar mengusir sepi
Dan menampakkan cacat hati yang kau miliki
Jangan blusukan lagi, karna kau tak kan kuat menahan rasa pilu ini






Malang, 30 Januari 2018

Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar