Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Review Film Re-Life




Re- life adalah sebuh film jepang atau live action dari manga dengan judul yang sama yang di karang oleh So Yayoi.  Dalam live actionnya sendiri film ini di  garap oleh sutradara Yasushi Hanamura dan di produseri oleh Kasumi Yao, Yuya Satoyoshi. Film ini menceritakan tentang kisah hidup, persahabatan, dan dibumbui dengan sedikit kisah percintaan.

Ceritanya dimulai dari kisah seorang laki-laki berusia 27 tahun yang bernama Arata Kaizaki yang harus putus kerja karena suatu insiden yang terjadi di kantornya dahulu. Akan tetapi lambat laun setelah keluar dari kantornya yang lama dia belum juga mendapatkan pekerjaan baru. Dengan rasa malu  disetiap bertemu dan berkumpul dengan temanya dia akan selalu mengaku bahwa dia masih berkerja dengan gaji yang tinggi dan akan mendapatkan kenaikan jabatan.

Di suatu malam seusai berkumpul dengan teman –temanya dia merasakan bahwa dia adalah seorang NEET yang merupakan pencundang, seorang lak-laki pengangguran yang mengaku bekerja dengan segala kemapanannya, seorang laki-laki lajang yang kesepian dan merana dengan masa lalunya.  Kondisi keuangan yang semakin hari semakin menipis membuat dia semakin frustasi dengan kehidupannya sekarang, dia bingung apa yang harus dia lakukan dengan kepencundanganya.
Dalam kegelisahannya tersebut datanglah seorang laki-laki yang menawarkan solusi akan kepelikan hidup yang dihadap oleh kaizaki. Orang itu menawarkan progam Re-life dimana dalam progam tersebut kaizaki akan di jadikan  kelinci percobaan dimana dia akan diubah menjadi dirinya yang lebih muda dan menempatkanya pada masa-masa SMA lagi melalui sebuah pil yang akan diberikan kepadanya. Awalnya kaizaki menolak tawaran tersebut karena dia merasa itu sesuatu yang tidak masuk di akal, akan tetapi setelah mendengar tawaran yang diberikan bahwa semua kebutuhan hidup dia selama percobaan akan di tanggung penuh oleh perusahan dan setelah itu dia akan di carikan pekerjaan yang mapan, sehingga membuat kaizaki mengurungkan niat awalnya dan menerima tawaran tersebut

Dimulailah kisah sang kaizaki sang anak SMA, dalam kehidupan SMAnya dia dihadapkan dengan beberapa masalah – masalah para remaja yang berupa masalah akademik, masalah pertemanan dan persahabatan, sampai masalah percintaan. Semua masalah yang dihadapi oleh teman– temannya dapat di selesaikan dengan kedewasaan dan pengalaman yang pernah dia alami sebelumnya. Karena kemurahan hati kaizaki yang tidak bisa melihat orang lain susah, ramah, suka menolong dan perhatian membuat teman - temanya segan dengan kaizaki.

Hari –harinya di SMA berjalan dengan lancar dan menyenangkan kedekatan dia dengan teman - temanya memberikan dia banyak pengalaman dan pelajaran baru buat dia, akan tetapi tetap ada rasa kecewa di hatinya karena semua itu akan berakhir hanya dalam satu tahun dan semua kenangan tentang dia akan terhapus dalam ingatan para teman-temanya. Pada akhir perpisahan meraka kaizaki megucapkan terimakasih yang mendalam kepada teman – temanya sambil menangis dia mengungkapkan dia sangat bahagia telah dipertemukan dengan teman-temanya dan dia pun berpesan kepada teman - temannya untuk jangan pernah menyerah dengan segala masalah yang akan mereka hadapi nanti di saat mereka berada pada jenjang pendidikan dan saat mereka masuk dalam dunia kerja nanti, hari itu pun di warnai dengan tangisan haru dan pelukan hangat dari mereka.

Setelah setahun, setalah masa percobaan Re-life dan dinyatakan sebagi produk yang berhasil kehidupan kaizaki kembali pada kehidupan kaizaki yang seorang laki- laki yang berumus 27 tahun yang pengangguran tapi dengan semangat baru. Dari pengalaman dan pelajaran saat menjalani Re-life dia mengambil suatu pelajaran bahwa banyak orang di dunia ini yang di biarkan dan diabaikan begitu saja dan pada akhirnya dia pun memutuskan untuk menyalurkannya dengan melamar menjadi seorang guru  di SMA tempat dimana dia mengukir kenangan bersama teman-temanya dan tanpa disangka dia diterima di sekolah tersebut. Dalam sekolah tersebut dia dipertemukan kembali dengan hiroshi salah satu temanya saat menjalani program re-lifenya. Yang masing –masing dari mereka tidak mengetahui bahwa meraka adalah kelinci percobaan dari re-life.

Kelebihan dari film ini adalah kemasan penyampaian nilai dan pesan moral yang menarik dengan kepolosan dan kesederhanaan anak SMA yang masih ada di film ini, tidak seperti kebanyakan film sekarang yang menjurus ketontonan dewasa. Kelebihan terletak pada konsepannya juga dimana re-lifenya disini bukan membawa pemain ke masalalunnya dan memperbaiki kehidupan masalalunya akan tapi hanya sekedar menempatkan dia pada masa- masa menjadi anak SMA dengan berbagai masalah yang di hadapi pada zaman itu yang tentunya berbeda dengan zaman SMA dia yang sebenarnya dan mengambil pelajaran dari keadaan tersebut. Jadi memberikan keunikan tersendiri yang membuat menarik dan kerasionalan dalam menontonya.

Kelamahan dari film ini adalah ada beberapa alur yang sedikik sulit untuk dipahami. Pada akhir cerita film ini,dari saya sendiri merasakan kekecewaan karena ceritanya dibuat menggantung dan saya tidak suka dengan alur seperti itu. Akan tetapi mungkin pandangan orang lain atau dari produser dan sutradaranya menghendaki demekian agar membuat penonton penasaran dan berharap untuk ada kelanjutan dari film tersebut. Kelamahan dan masalah tersebut sebenarnya tergantung dari selara dan motif masing-masing orang akan tetapi, secara keseluruhan film ini menarik dan recomendet untuk ditonton bagi para pecinta film terkhusus film jepang.


Novia Anggraeni

Malang, 22 November 2017

Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar