Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Mengajariku Banyak Berdoa

Hasil gambar untuk berdoa
Oleh Ninis Nofelia

Kamis pagi yang cerah yang insyaAllah dibaluti berkah. Ba’da jama’ah shubuh yang indah, para santriwati kembali bermuthola’ah. Kali ini hadits yang pertama dibahas adalah hadits tentang doa memohon kebaikan lahir dan batin serta dijauhkan dari fitnah.

Dalam sebuah kitab hadits, Syarah Mukhtaarul Ahaadiits, kita diajarkan bagaimana berdoa untuk bermohon segala kebaikan. Sebagaimana yang tertera pada hadis yang ke-851kali ini yang berbunyi,

Ucapkanlah: “Ya Allah, jadikanlah batinku lebih baik daripada lahiriahku, dan jadikanlah lahiriahku baik. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan dari harta, istri, dan anak yang pernah Engkau berikan kepada manusia, yang semuanya itu tidak sesat dan menyesatkan”
(Riwayat Turmudzi melalui Anas R. A)

Hadits ini menjelaskan anjuran seorang mukmin untuk berdoa memohon kebaikan yang tidak hanya tampak secara lahiriah saja, namun juga meminta kebaikan terhadap yang tak nampak (batin). Karena selama ini, terkadang kebaikan-kebaikan hanya dimunculkan pada lahirnya yang sebenarnya bertolak belakang pada keadaan batinnya. Padalah Allah Maha Mengetahui segalanya, baik yang lahir maupun yang batin. Segalanya akan ditampakkan secara terang di hari perhitungan.
tentunya tak ingin kita menanggung malu apabila aib batin kita diperlihatkan oleh Allah dikemudian hari bukan?

Kebaikan selanjutnya yang kita minta adalah kebaikan-kebaikan dari anugerah yang diberikan Allah kepada kita. Baik itu berupa harta, pasangan hidup, dan anak keturunan kita. Yang mana statusnya bisa menjadi perhiasan atau malah ujian keimanan yang terkadang mampu menjerumuskan, naudzubillah.

Oleh karenanya seyogyanya kita banyak-banyak berdoa. Terlebih banyak hadits yang mengajari, salah satunya sebagaimana yang telah kita bahas. Karena doa adalah senjatanya orang mukmin. Sebagai mukmin sejati, doa bisa menjadi perisai diri dan pendekat pada Illahi Robbi. Wallahualam bishowwab

Malang, 09 November 2017

Ngaos Sareng Ustadz Dr. H. Thoriquddin,Lc.M.HI
Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar