Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Luka Desa


Oleh:
Nur Sholikhah





Sebut saja namaku desa, meski terkadang ada yang memanggilku kampung. Aku hidup sederhana bersama alam yang membentang indah. Aku sengaja dilahirkan dengan segala keterbatasan yang ada. Ada yang menganggap aku miskin, gaptek, culun dan tidak berpendidikan. Semua kata-kata itu sudah tak asing untuk disematkan pada namaku. Tapi aku tak peduli, aku punya kelebihan yang tak bisa dimiliki oleh lainnya. Alamku masih asri, penghuni jiwaku masih asli dengan sifat kegotong royongan yang lestari hingga kini. Mereka tak pandang bulu, tidak rasis, tidak individualis seperti nama-nama yang lain. 

Dulu aku sempat merasa sedih, ketika banyak penghuni yang berurbanisasi untuk mencari kehidupan yang lebih menjanjikan. Apakah hidup denganku tidak menjanjikan menurutmu? padahal kau tahu, aku punya lahan yang cukup luas, aku punya kekayaan alam yang bisa kau manfaatkan. Tapi kau malah lari tunggang langgang meninggalkanku bersama sepiku. Sejak saat itu, aku merasa butuh perhatian. Kakiku tak bisa berjalan karena terasa ngilu. Tak ada dokter lagi yang bisa mengobatiku karna mereka sudah pindah ke tempat yang katanya lebih berpenyakit. Para dukun pun tak mampu karena mereka tak bisa lagi meramal kehidupan yang semakin pilu. Tolong ajari aku bagaimana cara menepiskan rasa sakitku?

Waktu berjalan menyisakan luka yang semakin dalam. Banyak kepala penghuni di jiwaku yang memakan uang haram, uang yang seharusnya untuk biaya pengobatanku. Para penghuni yang muda tak lagi peduli dengan nasibku, mereka merantau ke kota untuk mencari ilmu dan kehidupan yang baru, lalu setelah itu mereka enggan kembali padaku. Padahal aku sangat butuh bantuannya, aku butuh pengobatan, aku rindu kasih sayang. Kembalilah para penghuni jiwaku, sembuhkan aku dari luka yang semakin menyiksa, penuhilah kebutuhanku, rawatlah aku dengan ilmumu dan cintailah aku sepenuh hatimu karna kau pasti tahu bahwa aku adalah serpihan kisah masa lalumu  dan tempat untuk rindumu berlabuh.




Malang, 24 November 2017
Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Perumahan Bukit Cemara Tidar Blok f3 no.4
Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar