Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Ketika Hati Menjerit


 Gambar terkait
Ketika hati menjerit
            Latar belakang pergaulan, pendidikan  dan keluarga kini menjadi faktor yang sangat berpengaruh terhadap pola pikir seseorang. Aktivitas yang begitu padat, kebutuhan hidup yang tak terduga merajalela menjadikan emosional seseorang meningkat. Disaat usia emas, daya pikirpun dapat diasah hingga mengkilat. Namun, dapat pula daya pikir berubah menjadi dangkal kala orang itu hatinya terpaku erat dan memandang sebatas mata melihat.
            Kala hati ini terusik akan berbagai aktivitas yang kian mengusik, memadat akan waktu yang terus berputar maka hati ini menjerit seolah berontak. Bagaimana aku bisa khusyuk dalam ibadah, sedang rasa diri di hajar oleh berbagai aktivitas yang entah itu dibuat hanya untuk kepentingan golongan atau umat. Namun, kembali ku bolak balikkan hati, bahwa semua itu adalah nikmat, jarang orang yang merasakan apa yang kau rasa, dan jelas berbeda apa yang tiap orang dapat. Semua ini melatih ku, melatih untuk menghadapi segala tantangan yang menghadang. Dan lagi-lagi kembali pada bagaimana aku mengatur waktuku.
            Hanya sang maha melihat, mendengar dan membolak balikkan hati yang tahu seluruhnya tanpa tiada satu orang pun tahu. Semua telah direncanakanNya. Tak bisa aku memaksa orang faham terhadap apa yang ku rasa. Meski tiada bahu untuk bersandar tapi tetap ada sajadah untuk bersujud. Tuhan… Sungguh inikah masa-masa emas dimana ia adalah masa yang akan membawa menuju kehidupan gemilang, dengan jiwa yang mampu bertahan, tetap tangguh ditengah hiruk pikuknya kehidupan dan kerasnya zaman.
            Sebagaimana Firman Allah dalam (QS. Al-Baqoroh: 286). “Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya”. Nahh.. Maka tiada keraguan lagi pada diriku bahwa “ Aku Pasti Sanggup”. Kujaga semangat dan kesehatan agar aku bisa menjalankan semuanya dengan seimbang. 

By: Anggun Amalia Fibriyanti 
Malang, 4 November 2017

Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Perum. Bukit Cemara Tidar, Blok F4, No.3 Malang
Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar