Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Haruskah Aku Memilih? Padahal Beginilah Kondisiku

Hasil gambar untuk laki laki muslim menggendong anak
Pict Source: islamidia.com



Sekedar bertanya.
Saya laki-laki usia 24 tahun. Kerjaan Insyaallah sudah ada. Beberapa waktu lalu ada tetangga saya menawarkan seorang gadis untuk saya kenal lebih jauh. Jika ditanya cantik, Insyaallah kalian akan bilang cantik jika mengenal orangnya. Ia juga gadis baik-baik dengan orangtua yang bisa dibilang punya nama di sekitar komplek rumah karena agamanya. Walau belum mendengarnya secara langsung, namun dari kabar yang bisa dipercaya menyebutkan bahwa ia akan manut kepada apapun yang diinginkan orangtuanya, termasuk dalam masalah jodoh. Ia juga lulusan pesantren sama seperti saya. Mungkin dari beberapa kalian akan berpikir mengapa tak mencoba untuk mengajukan diri? Namun ada beberapa alasan mengapa hingga hari ini saya masih berdiam diri. Namun ada juga alasan yang sebenarnya juga alasan yang pasti mengapa saya perlu untuk menikah.
Pertama, dan ini adalah hal yang paling utama,, kedewasaan. Saya menyadarinya ketika saya mudah berputus asa dalam banyak hal. Jika sudah begini saya menyerahkan semuanya pada Allah. Dan semua masalah itu selesai. Saya selalu begini jika ada masalah yang bagi saya sangat sulit namun mungkin tidak bagi orang lain. Saya menyadari begitu lemahnya saya sehingga menggantungkan hidup saya benar-benar pada-Nya. Bahkan untuk hal remeh sekalipun.
Kedua, penerimaan gadis itu akan apa yang saya yakini. Akan menjadi tidak lucu jika suatu waktu ada masalah terjadi, dan saya telah melakukan yang saya bisa dan gadis itu memaksa saya melakukan yang tidak bisa saya lakukan. Padahal saya sudah menyerahkan hasil apapun pada-Nya dan tak dapat melakukan apapun lagi.
Alasan mengapa saya menginginkan untuk segera menikah adalah tak lain karena alasan biologis saya. Bukankah hal yang wajar jika seseorang menginginkannya karena selain mengikuti sunnah nabi juga untuk meredam nafsunya.
Jika ada yang memberikan komentar terima kasih jawabannya. Ini mungkin terdengar seperti bukan masalah, namun ini juga adalah masalah. Apapun jawabannya akan saya pertimbangkan.


Jawab:


Beruntung sekali mas diberi kesempatan untuk menentukan pilihan masa depan di usia 24 ini, karena belum tentu teman-teman kita yang merasa ingin sekali dipertemukan jodohnya, ternyata belum segera dipertemukan dengan pilihan-pilihan..
Membaca cerita mas A**** Z*** diatas, alangkah baiknya kalau mas A**** bisa segera menentukan keputusan yang terbaik, sesuai dgn apa yang menjadi pertimbangan mas saat ini..
Karena biarpun nantinya misal Mas tidak berjodoh dengan gadis tsb, kedepannya Anda akan tetap dihadapkan dengan banyak hal-hal dan pilihan serupa untuk menentukan calon istri, sehingga dari sini mas bisa belajar menentukan dengan bijak dan sesuai arahan ajaran islam..apalagi kondisinya Mas sedang dinanti-nantikan jawabannya..

Memang ini bukan masalah sepele karena menyangkut masa depan dunia akherat antara mas dan keluarga yang akan mas bangun nanti, sehingga tidak boleh sembarangan. Maka dari itu kaitkan pertimbangan orang-orang penting di sekitar Mas, tentunya pertimbangan orang tua, guru/kyai. Apalagi jika orang-orang tersebut mengerti dan memahami juga seputar gadis tersebut, maka akan jauh lebih baik. Butuh komunikasi dan saling keterbukaan antara kedua belah pihak.

Ngomong-ngomong masalah penundaan, pernah saya dengar pepatah dari salah seorang filusuf.. bahwasanya kita tidak akan pernah menemukan waktu yang benar-benar tepat untuk memulai sesuatu kecuali sekarang.
Dalam perkara ini nasehat tersebut ada benarnya juga.. Maka dari itu segera ambil langkah ketegasan sebagai seorang laki-laki. Segera melakukan proses penentuan adalah jalan terbaik untuk saat ini, sebelum hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Ada segelintir orang yang saat ini sedang menunggu jawaban Mas disana..

Paksa diri untuk banyak berkomunikasi dgn orang tua tentang hal ini, sekalipun sebelumnya mungkin bukan hal yang biasa Mas lakukan dengan orang tua, demi hasil yang terbaik sebagai proses untuk mendapatkan ridho orang tua.. karena ini juga menyangkut Anda sebagai anaknya..

Yakinkan diri Mas kalau memang mas saat ini berniat sdang mencari pendamping dan mantap untuk mengenal lebih jauh. Hilangkan keragu-raguan, karena bisa jadi itu adalah bisikan setan. Perihal lanjut atau tidak, yang penting dijalani dulu dengan perantara orang yang dipercaya juga, jangan hanya berdua dan jangan terlalu berlama-lama. Saya rasa dalam hal ini mas sudah lebih mengerti.

Melihat dari pandangan luar saya melalui apa yang telah dikisahkan, gadis yang Mas ceritakan masih tergolong masuk kepada apa yang direkomkan oleh ajaran agama kita. Ia memiliki upaya belajar mendalami islam di pesantren, iapun cenderung penurut terhadap orang tua..
Itu semua masih sekedar pandangan dari luar semata karena kita sebatas melihat dari cover, Mas sendiri belum sampai menanyakan hal-hal lain yang lebih jauh. Maka sekali lagi butuh untuk melihat kecocokan antara Mas dengan di gadis tersebut.

Kalau kata guru saya.. jikalau memang ada hal-hal yang nantinya antara kepribadian/kelemahan/kekurangan Mas/dia yang dirasa "agak berbeda", misalkan saja mas memiliki karakter pemalu, introvert, selalu butuh support namun oleh si dia masih bisa ditolerir dan diapun masih memungkinkan bisa mengatasi hal tersebut, maka pastinya lanjut tidak masalah. Yang jelas tidak keluar dari koridor dalam menunaikan hak & kewajiban suami istri nantinya.

Namun yang tidak kalah penting dari semua ini, sambil banyak-banyakin kita memperbaiki diri. Kita pingin nikah tapi hanya sekedar pingin saja, maka itu tidak akan pernah ada artinya dan hanya akan memicu kemungkinan mengalami cedera dalam pernikahan, bahkan mencederai rumah tangga dan pasangan kita sendiri. Keberkahan maupun sakinah, mawaddah wa rahmah itu tidak akan bisa dicapai tanpa pondasi keimanan dan ketaqwaan yang kuat.

Jikalau memang hasil istikharahnya sendiri masih meragukan, lebih baik minta diistikharahkan Kyai/orang tuanya Mas A****, karena biasanya kalau istikharah sendiri cenderung yang keluar orang ya yang kita suka itu, karena  boleh jadi terngiang-ngiang di fikiran, ahirnya terbawa ke mimpi kita.
Perlu diketahui bahwa istikharah itu hasilnya tidak hanya diketahui lewat mimpi, bisa jadi seiring berjalannya waktu, hati kita merasa sreg dengan orang tersebut, itu juga bisa sebagai pertanda..
Namun lebih netralnya, bisa coba pakai cara yang saya sebutkan tadi.

Semangat Mas.. mudah-mudahan diberikan jalan terbaik dan semoga segala keputusan selalu dalam ridho Allah..kelak pasti bisa menemukan hikmah dari proses ini. Doa terbaik dari kami semua,

Maaf jika terlalu panjang dan trdpat salah kata dr saya, saling belajar dan mengingatkan dalam kebaikan ya


Malang, 27 Oktober 2017

Salam,

Indah Nurnanningsih


Dipublikasikan pada:
14 November 2017



Pondok Pesantren Darun Nun Malang


Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar