Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

BATU BESAR HADAPI, KERIKIL PASTI TERLEWATI

Baca : Nikah perspektif salah satu guru

Oleh : Nur Alfiyatul Hikmah - Pondok Pesantren Darun Nun Malang

Sumber Gambar : https://pixabay.com/p-394779/?no_redirect

Pernikahan itu sebuah acara sakral yang dilakukan oleh salah satu pasangan dalam hidupnya sekali saja. Menikah bukan hanya menyatukan dua hati saja, namun menyatukan dua keluarga menjadi satu darah yang saling menyayangi dan mengasihi. Adapun menikah itu sebenarnya bukanlah hal yang menakutkan, tapi mengasikkan, kenapa? karena menikah itu membangun impian baru bersama pasangan, mendiskusikan semua hal bersama, saling memahami, menerima kekurangan kelebihan pasangan, cobaan dihadapi bersama, kebahagiaan dilalui bersama. so pasti enak deh gak bakalan nyesel nikah itu.

Yah meski kadang awalnya isinya bahagia terus seperti gak ada sedihnya, namanya juga pengantin baru. Semua serba baru, hemmm... baju baru, rumah baru, barang baru, dan pasangan baru. Awal menikah mungkin sebulan dua bulan tak terasa sedihnya. Bahagia terus. "Duhai senangnya pengantin baru, duduk bersanding bersenda gurau..nanananana". Apalagi ya... seneng deh pokoknya awal menjalani semua bersama gak seperti dulu semua dilakukan sendirian dan sekarang bersama.

Hidup baru itu tak selalu hidupnya langsung nyaman, damai dan bahagia. Ada juga yang masih memulai hidup barunya dimulaii dari nol, semua serba kekurangan, makan kurang, rumah masih numpang, kerja masih serabutan, yang penting bisa makan bersama pasangan. Ini mah harus disyukuri, anggap saja batu besar menghadang pasangan baru. Mungkin sebagian orang ada yang tak mau menerima semua kenyataan ini, namun harus bagaimana lagi, semua memang tak ada yang instan. Memang semua tak ada yang mau dengan keadaan serba kekurangan, menumpang, dan serabutan. Inilah kisah kasih yang nantinya menjadi cerita lucu menggemaskan dikala sudah hidup enak bersama pasangan. So, Jangan khawatir sama janji Allah yang akan menambah rezeki bagi hambanya yang mau menikah dan berusaha merubah hidupnya dengan usaha yang semaksimal mungkin.

Ditengah-tengah perjalanan pernikahan mulai lah muncul sedikit kerikil-kerikil kecil yang membuat pasangan semakin rekat saja, pertengkaran kecil, perdebatan kecil, beda pemahaman dan banyak lagi. namun semua itu bisa diselesaikan dengan kepala dingin dan saling mengalah. Ini mah masalah spele pasti terlewati, karena awal perjalanan baru diawal tadi sudah dihantam dengan keras cobaan, jadi masalah sekecil ini insyAllah bisa dilalui berdua, yang penting tidak usah lah melibatkan keluarga dalam hal sekecil dan sebesar apapun.

Semua yang awalnya terlihat baik, cakep, perfect, semua itu akan ditemukan kekurangannya dalam perjalanan pernikahan. Yang nantinya kalian bakalan bilang "Ohh.. Jadi begini ya sifatnya, Ealah.. Ternyata begini ya. Banyak deh hal baru yang kalian tahu dari pasangan kalian yang sewaktu pacaran atau taarufan terlihat manis, baik, cakep, perfect dan segalanya deh. So, jangan kaget dan terima pasangan kalian apa adanya karena dengan menerima pasangan dengan apa adanya itulah yang menguatkan kalian dan pasangan kalian sampai ajal menjemput nanti.

Itulah kisah kasih yang guru-guru ceritakan kepada saya, sebelum saya menjalani pernikahan muda.

Semoga bermanfaat, 
Wassalam



Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar