Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Tentukan Sekarang

Oleh : Cintia Dwi Afifa

"Ketika kita telah 'paham’ akan diri kita, disitulah kesuksesan di Mulai”- Cintia Dwi Afifa


Mengenali diri sendiri memang terlihat sekilas sepele, siapa sih yang tidak mengenal sosok dirinya sendiri ? rasa-rasanya tidak mungkin. Tapi cobalah berfikir lebih dalam terhadap pertanyaan tersebut. Tolong,  bedakan antara mengenal sekedar nama dengan mengenal diri. Dari hasil survey, fakta menyatakan tidak sedikit manusia yang tidak mengenal dirinya. Mereka ragu akan keinginan masa depannya. Ketika pertanyaan sepele ini “Kamu ingin jadi apa ?” banyak dari mereka yang masih ragu bahkan masih benar-benar bingung, apa sebenarnya yang ia inginkan dimasa depan. Benar, kita memang tidak akan pernah tau bagaimana masa depan kita nantinya, tapi setidaknya tau dulu keinginan kita apa untuk masa depan. Bahkan ada beberapa orang yang berprinsip Pasrah aja pada Tuhan, apapun jadinya kita nanti…kan nasib kita sudah diatur sama yang diatas. Tidak salah sih, kan pemikiran setiap orang berbeda. Tapi coba, renungkan dan pahami betul maksud dari salah satu ayat Al-Qur’an yang mengandung arti “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka”-(Surat Ar-Ra’du ayat 11).

INGIN JADI APA ? Pertanyaan itu pasti tidak lah asing dari riwayat hidup setiap manusia. Pertanyaan yang sudah kita dapatkan sejak usia yang sangat dini hingga sekarang. Ketika masih dini, kita begitu tegas dan kencang berseru (ingin jadi apa kita nantinya) tapi makin bertambahnya usia, kenapa malah ragu bahkan bingung ? pasti pertanyaan ini pernah terlintas pada diri anda. Begitupun dengan saya. Dan saya telah menemukan jawabannya dari salah satu buku yang pernah saya baca, celakanya saya lupa akan judul dan pengarang buku tersebut. Jawabannya adalah karena kita dulunya belum mengenal rasa takut. Ntah itu takut gagal, takut memulai, takut salah, takut akan kecewa dan takut-takut lainnya. Lawan ! hanya itu kuncinya, untuk saat ini.

Kembali ke kalimat yang saya tulis di awal. Kenapa saya berpendapat demikian ? karena menurut saya mengenali diri sangatlah penting dalam menentukan kesuksesan. Meskipun pada dasarnya arti sukses itu memang relative. Ada orang bijak bilang “sukses adalah kebahagiaan” dan “kebahagiaan cenderung pada kepuasan”. Ketika kita merasa puas, otomatis rasa bahagia akan muncul dengan sendirinya tanpa kita mengada-ada. Dan saya yakin, Sukses adalah termasuk salah satu tujuan hidup setiap manusia,-kebahagiaan. Maka dari itu, kita harus mengenali diri kita terlebih dahulu, Apa mau kita ?! itu yang utama. Karena ketika kita mendapatkan apa yang kita mau, disitulah kepuasan akan muncul. Tenang saja, Semua bisa di mampukan asal ada kemauan. Kemauan yang benar-benar mengandung makna mau. Bagaimana cara kita mengetahui kebenaran/kesungguhan arti ‘mau(keinginan)’ kita ? yaitu dengan aksi/usaha yang kita lakukan. Apabila kita menginginkan sesuatu tapi kita masih diam, berarti kita tidak bersungguh-sungguh menginginkan hal tersebut. Begitulah kata mereka~ Mereka yang kusebut (*GURU*)

Mari tentukan Mimpimu sekarang juga, dan mulailah melangkah… ! dan Tunggu, , sebentar lagi kamu akan meng-iya-kan kebenaran, The Miracle of Dream. Selamat mencoba ..

Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar