Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Mengapa Menulis

MENGAPA MENULIS

Menulis adalah salah satu jalan bagi saya untuk belajar lebih fokus, kristis dan sabar. Fokus untuk mengembangakan materi , ide, atau imajinasi yang telah saya pilih. Mengfokuskan mata, hati, dan otak agar tidak terpengarauh dengan lingkungan sekitar agar lebih mantap dengan tujuan saya . Sehingga tidak mudah goyah dan melenceng dari ide yang telah di tentukan sebelumnya. Mengajarkan untuk teguh pada pendirian yang  telah diyakini.
Selanjutnya adalah menulis mengajarka saya untuk lebih kritis dengan bahasa dan tutur kata yang akan saya utaran, Dalam tulisan saya bisa menghapus kata – kata atau tindakan yang sekiranya kurang pantas, akan tetapi jika saya bicara secara langsung saya tidak bisa menghapusnya. Sehingga dengan menulis membantu saya untuk lebih bijak dalam memilih kata – kata yang  tepat dan sopan agar bisa diterima oleh  Orang. Kritis dengan keadaan diri sendiri dan lingkungan  yang mengelilingi karena menulis seringkali mengambarkan emosi diri dalam menanggapi masalah yang dialami.

 Sabar juga harus ada saat menulis karena akan selalu  ada godaan- godaan yang menbuat saya kehilangan fokus dan sifat kritis saya dalam menuliskan ide. Sabar jika suatu ketika menghadapi kebuntuan yang terjadi di tengah – tengah proses menulis. Sabar dengan segala tantangan dalam berimajinasi dan mengembangkan sebuah ide. Disini saya analogikan ide sebagai  sebuah tujuan atau cita-cita dalam hidup. Jadi dalam mencapai sebuah tujuan hidup diperlukan kesabaran ekstra.
Saya  pernah mendengar bahwa  tulisan adalah gambaran diri. Jadi setiap tulisan saya adalah gambaran baigimana tingkat kefokusaan saya dalam mencapi tujuan dalam hidup ini, Bagaimana tingkat kepakan dengan lingkungan, dan bagaimana cara untuk mengolah dan mengontrol emosi . Jadi kenapa menulis? karena saya ingin mengetahui diri saya . Karena jujur saya masih susah dalam memahi diri  sendiri dan menurut saya akan sulit memahami orang lain jika dirinya sendiri saja tidak bisa memahi. Jadi saya membutuhkan sesuatu cara untuk bisa menguak dan menjelaskan diri  sendiri. Dan dengan segala goresan tinta dan ketikan jemari  saya sedikit  demi sedikit akan menguak diri saya yang sebenarnya. Entah orang lain atau saya yang akan menemukan lebih dahulu.


Novia Anggraeni.
Malang, pada suatu hari

Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Bukit Cemara Tidar 
Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar