Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

KAPUR TULIS (Coretan siswa)

Pondok Pesantren Darun Nun Malang


Oleh : Nur Alfiyatul Hikmah

Siswa-siswi Sekolah Dasar Suka Maju tidak pernah mencorat-coret disembarang tempat, baik di dinding rumah maupun didinding sekolah ataupun di meja sekolah, karena mereka memiliki banyak kesempatan untuk melakukannya baik disekolah dan dirumah maupun disembarang tempat.

Pagi itu, pelajaran menggambar dilakukan diteras sekolah. Setiap anak diberi sepotong kapur tulis oleh guru seni budaya, mereka boleh berbaring, duduk, berdiri sembari menunggu guru membagikan kapur tulis kepada semua siswa-siswi Sekolah Dasar Suka Maju, ketika semua mendapatkan kapur tulis, guru memulai mengajak semua siswa-siswi untuk mencoret lantai ubin teras kelas yang memang sengaja diperbolehkan oleh guru untuk dicorat-coret, pada saat itu kebanyakan mereka menggambar hewan.

Menulisi lantai dengan kapur tulis adalah ide guru seni budaya, karena kertas yang ada tidak cukup lebar dan tidak ada cukup papan tulis untuk dipakai bergiliran. Bagi guru seni budaya lantai ubin teras kelas begitu bermanfaat sebagai bahan corat-coret siswa-siswi . Selain ity siswa-siswi bisa bereksplorasi sesuka hati tanpa menghiruaikan lantai ubin yang telah mereka kotori.

Sembari menunggu waktu selesai, siswa-siwi bisa menggambar tumbuhan, pesawat, rumah, gunung, matahari serta gambar yang lainnya yang tidak termasuk pada tema pada saat itu. Terkadang siswa-siswi menggambar seluruh lantai ubin sehingga lantai teras kelas menjadi satu gambar besar. Selesai sudah, waktu telah habis, waktunya guru seni memeriksa hasil karya siswa-siswinya. Siswa nampak begitu semangat dan antusias saat hasil karyanya diperiksa oleh guru.

Sesudah mengkoreksi semua hasil karya siswa-siswi, kini tiba saatnya mereka membereskan semua hasil pekerjaan mereka dilantai ubn teras kelas. Awalnya seluruh siswa menyapu serta bergotong royong mengambil air untuk mengepel seluruh teras kelas, karena tidak mudah melakukan itu semua sehingga siswa tidak boleh mencorat-coret sembarangan agar disiplin sejak dini. Dengan cara inilah guru seni mengajarkan kepada siswanya bahwa membersihkan hasil coretan itu hal yang tidak mudah. 
Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar