Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Siapa tau, selainMu



😫Siapa tau, selainMu😫

Kepergian memang tak pernah disangka
Siapa yg merencanakan untuk pergi
Siapa yg berencana ingin tetap tinggal
Tiada yg tau kecualiMu
Bahkan airmata pun tak dapat meluruhkan
kedukaan batin yang tak mampu terungkap oleh lisan
Hanya terkatup yg mampu bibir lakukan
Membungkam duka terpendam
Hanya indah lakumu yang mampu kuingat
Tapi mengapa justru semakin menyesakkan 
Haruskah ku kais ingatan burukmu,
Agar tak sesakit ini menerima nyata kepergianmu
Kau, seringkali menjadi perantara 
Apa yg tak mampu ayahku ungkap padaku
Justru tercurahkan padamu
Yang dengan indah kau sampaikan padaku
Meluruhkan perasaanku
Dada ini semakin sesak
Kala teringat
Seringkali ku abaikan dering panggilanmu,
pesan singkat sederhana darimu...
Mataku semakin memanas, tak terbendung mengalir bercucuran
Apa yang mampu ku ungkapkan padamu lagi?
Mendengar suaramu pun kini hanya tinggal samar dalam ingatan
Bertemu denganmu, apalagi?
Mengapa kepergian selalu saja diiringi dengan kedukaan?
tak menangis tak mesti tak berduka
Mungkin justru semakin dalam
Dinginnya perasaan duka, membekukan airmata
Itu yang ku tangkap dari mata ayahku
Tak ada butiran bening yg menetes
Tapi ku mampu menafsirkan dukanya
Begitu hebat membendung dalam gumpalan mendung
Tak ada lagi yang bisa kulakukan kini
Hanya menguntai bait bait do'a tuk ku terbangkan bersama sayap-sayap malaikat 
Berharap semoga tersampai padamu
Semoga jalanmu terang, layaknya namamu yang kan selalu mengiringi
Menuju surga Tuhan yang kau maktub abadi pada nama buah hatimu
Ma'rifaht
tertulis 15:28, 140517
Masjid Sabilillah Malang

Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar