Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Mengembalikan barang yang sudah dibeli? Bagaimana hukumnya?

Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Oleh: Evi Nurjanah

“Barang yang sudah dibeli tidak boleh dikembalikan.”
Seringkali kalimat tersebut ditemukan di struk atau nota pembelian dari sebuah toko. Biasanya terdapat di baris paling bawah setelah tanggal transaksi dilakukan. Lalu bagaimana Islam mengatur tentang pengembalian barang yang telah dibeli tersebut?
Dalam Jual beli berlaku Khiyar. Menurut Pasal 20 ayat 8 Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah, khiyar diartikan sebagai hak pilih bagi penjual dan pembeli untuk melanjutkan atau membatalkan akad jual beli yang dilakukan. 

Terdapat tiga macam khiyar, yaitu: khiyar majlis, khiyar syarat, dan khiyar ‘aib. Khiyar majlis yaitu tempat transaksi, artinya hak pelaku transaksi untuk meneruskan atau membatalkan akad selama pelaku transaksi tersebut berada dalam tempat transaksi dan belum terpisah. Khiyar syarat yaitu ketika kedua pihak atau salah satu pihak berhak memberikan persyaratan khiyar  dalam waktu tertentu. Sedangkan khiyar aib yaitu hak pilih untuk meneruskan atau membatalkan akad dikarenakan terdapat cacat pada barang yang mengurangi harganya.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa toko-toko yang menyertakan kalimat “Barang yang sudah dibeli tidak boleh dikembalikan” tersebut menggunakan khiyar majlis. Hal ini diperbolehkan karena pembeli memiliki kesempatan untuk mengetahui segala informasi terkait barang yang akan dibeli ketika berada di tempat transaksi.
Sebagai contoh dari khiyar syarat adalah ketika di antara pelaku jual beli memberikan syarat tertentu terkait akad jual beli, misalnya penjual memberikan kesempatan kepada pembeli untuk mengembalikan barang yang telah dibeli maksimal tiga hari setelah terjadinya tranksaksi jual beli. Sehingga ketika masa perjanjian telah berakhir, maka syarat tersebut sudah tidak berlaku lagi.
Khiyar aib merupakan hak bagi pembeli untuk membatalkan transaksi jual beli jika si pembeli menemukan cacat dalam barang yang telah dibeli, sehingga pembeli mendapatkan potongan harga, atau pembeli dapat membatalkan transaksi jual beli.
Khiyar syarat dan khiyar aib inilah yang biasanya berlaku dalam jual beli via telepon dan internet (online shop).
Adanya khiyar ini disyariatkan agar tidak terjadi unsur menzalimi dan menerapkan prinsip jual beli harus suka sama suka (ridha).


Perum. Bukit Cemara Tidar Blok F3 No. 4
Karangbesuki Sukun, Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar