Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

ABCD di Pagi Hari

Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Oleh: Evi Nurjanah

Empat tahun yang lalu, rasanya sudah lama ku tak berjumpa dengan sahabatku. Ainun Sofiy, yah "mata yang lembut" itu arti namanya. Gadis periang dengan perawakan keibuan itu sudah biasa datang lebih awal sebelum jam kuliah dimulai. Program Pengembangan Bahasa Arab (PPBA), ya di program kuliah PPBA itulah kita bertemu dan bersahabat hingga sekarang. Sebagai sahabat, ia tak jarang menegur jika dirasa sikapku kurang pas kepada teman-teman, berbagi cerita ketika ia rasa ada hal yang tidak ingin ia rasakan sendirian.


Masih sangat ku ingat, kala itu, di sela-sela jam perkuliahan, sembari menunggu Sang Guru yang belum rawuh, ia pun mengawali ceritanya.
"Vi, kata ibukku hidup orang itu seperti huruf A B C dan D."
"ABCD, maksudnya apa Sof?." tanyaku penasaran.
Ia melengkingkan seulas senyum hingga tampak sipit matanya.
"Hehe, kata ibukku, A itu Allah, B itu Born, C itu Choice dan D itu Dead."
Semua itu berawal dari Allah, hidup dimulai dari born, lahir, kemudian di masa hidupnya manusia itu mendapatkan kesempatan berupa choice atau pilihan. Kemudian hidup di dunia bagi manusia itu berakhir dengan dead, kematian. Coba renungkan Vi." ia lukiskan seuntai senyum di kedua pipinya..
" Heem,, bener juga Sof." ku hela nafas panjang sambil ku anggukkan kepakalu tanda setujuku dengan pernyataannya.
Aku pun membalas senyumnya dengan sedikit tawa riang. Kami pun beralih pembicaraan, mencoba mengusik ketidakhadiran Sang Pengajar.

Empat tahun yang lalu, ku mendengar kalimat ABCD itu. Namun pagi ini, ku teringat kembali pada ABCD. Choice memang satu dari keempat huruf ini yang selalu Allah berikan kepada semua makhlukNya. Ku temukan choice di setiap permulaan hariku.
Sederhana, meskipun Qada' dan Qadar itu ada, namun Allah memberikan choice kepada setiap makhluknya sebagai bentuk kebebasan agar kita semua berupaya untuk mempergunakan kesempatan dalam bentuk choice itu.
Termasuk pagi ini, choice  yang paling biasa ku temui adalah di waktu pagi kita diberikan choice, waktu, akankah kita gunakan untuk bermalas malasan, tidur sepanjang waktu pagi, ataukah akan kita gunakan dalam hal positif, menulis, berkarya, beraktivitas dalam rumah tangga atau hal lainnya. Hal itu akan sangat menentukan segala aspek dalam kehidupan kita.

Choice sederhana namun penuh makna dan dampak yang luar biasa dalam kehidupan. Maka mari bersinegi positif dengan choice


Perum. Bukit Cemara Tidar Blok F3 No. 4
Karangbesuki Sukun, Malang


Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar