Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Konsep Konsumsi Dalam Islam

*Konsep Konsumsi dalam Islam*
Oleh : alif nur lailiyah

Seperti apasih konsep konsumsi dalam islam ini ? Nah dalam kesempatan kali ini akan kita ulas bersama - sama
Prinsip ekonomi dalam islam sendiri adalah agar tidak hidup bermewah - mewahan , tidak berusaha pada kerja - kerja yang dilarang , membayar zakat dan menjauhi riba , merupakan rangkuman dari akidah , akhlak dan syariat islam yang menjadi rujukan dalam pengembangan sistem ekonomi islam.
Prinsip - prinsip dasar ekonomi islam sendiri ada 3 aspek :
1. Ketauhidan
2. Khilafah
3. Keadilan, dari 3 prinsip ini tidak bisa di pisahkan karena saling berkaitan untuk terciptanya perekonomian yang baik dan stabil.
Islam tidak mengakui kegemaran materialistis semata - mata dari pola konsumsi konvensional. Dan perilaku konsumsi itu juga harus seperti ketentuan al qur'an dan sunnah sobat. *Syariat islam menginginkan manusia mencapai dan memelihara kesejahteraannya* yakni "Maslahah" sedangkan *konsumsi yg konvensional menggunakan* "utility" yakni kepuasan. Semua ini untuk menghindari namanya *kemafsadatan (kerusakan)* .
Menurut Imam Ghozali ada 5 kebutuhan yang sangat bermanfaat bagi manusia dan kesejahteraan masyarakat tergantung pada pencarian dan pemeliharaan
1.Kehidupan atau jiwa (al - nafs)
2. Property atau harta (al - mal)
3. Keyakinan (al - din)
4. Intelektual (al - aql)
5. Keluarga dan keturunan (al - nasl)
Semua barang dan jasa yang mendukung tercapainya dan terpeliharanya kelima elemen di atas pada setiap individu, itulah yang disebut dengan *masalahah*.
Untuk mencapai maslahah sendiri ada etika konsumsi dalam islam sobat :
1. Prinsip keadilan, Q.S al baqarah : 173
2. Prinsip kebersihan
3. Prinsip Kesederhanaan, Q.S al - a'raf : 31
4. Prinsip kemurahan hati , Q.S al - maidah : 96
5. Prinsip Moralitas , Q.S al - baqarah : 291
Sehingga ekonomi islam dalam perilaku konsumen yang islami bukan hanya tentang pemuasan materi namun harus sesuai dengan syari'at yakni batasan - batasannya dan tidak meninggalkan aspek halal haramnya sobat dan juga dari kesuciannya, yakni kebersihan dari makanan tersebut karena makan adalah hal yang penting dalam pemenuhan dalam kehidupan makanan yang masuk juga berpengaruh terhadap tindakan yang dihasilkan ketika makanan itu bersih , sehat dan halal insya allah itu akan menghasilkan energi yang positif sehingga ibadah pun juga akan menjadi baik.
*Tuntunan islam mengatur jika keinginan itu harusnya dibatasi / dikendalikan*  dan. *Kebutuhan itu yang perlu untuk dipenuhi*
Oke sobat sampai disi tau kan bagaimana islam mengatur cara berkosumsi yang sesuai syariat maka ayo kita terapkan agar kita menjadi insan yang cerdas dan tidak mempunyai perilaku yang konsumtif dan yang pasti sesuai dengan syari'at 😊☺

#P.P Darun Nun
Senin, 17 April 2017


Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar