Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

SENJAKU

Oleh Dyah Ayu Fitriana


Senjaku di bumi Arema, terasa manis tiap sentinya. Ditemani tiga pohon palem tinggi menjulang, dan segerombol awan yang tiada habis berkejaran. Suara bacaan ayat-ayat Al-quran di antah berantah menambah syahdu senja kemuningku. Entah berapa ribu senja indah nan syahdu di sini yang telah kulewatkan tanpa secuilpun kucicipi akibat hal yang kusebut kesibukan.

Senjaku di Negeri Jiran. Kusesap diam-diam di atap apartemen yang menjulang. Gedung-gedung pencakar di mukaku menjelma wajah-wajah penuh kesombongan. Namun angin sepoi merontokkannya dan memberi selimut ketawadhuan. Mobil-mobil kecil berderet takdzim mengantri untuk secangkir kopi dan makan malam bersama orang tersayang. Sayang mereka tak sepertiku yang bisa menyeruput senja indah kala itu.

Senja yang kurindukan. Senja yang diperebutkan anak-anak pemain layang-layang. Senja yang membawa para lelaki segera pulang dari ladang tersayang. Ia diselimuti gelak tawa ceria sekaligus kepolosan. Ditemani kerlingan penjual bakso keliling yang menawan. Sore termanis yang pernah kusesap. Dengan sesendok kepolosan dan kesederhanaan. Senja yang selalu mengalahkan keindahan saingannya di belahan bumi manapun. Dialah selalu yang menyeretku untuk memberi sesuatu dan segera pulang.

Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar