Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Kajian kitab Riyadhul Badi’ah



oleh : Nur ma'rifatul jannah
            Pada pagi hari ini (Jum’at, 03 Maret 2017) ba’da sholat shubuh Ta’lim diisi oleh Ustadz Izuddin. Beliau membacakan makna dan menjelaskan bagian isi dari kitab Riyadhul Badi’ah. Kali ini masuk pada penjelasan tentang beberapa sifat wajib bagi Allah diantaranya yaitu wujud, qidam, baqo’ dan mukholafatuhu yang bermakna bahwasannya Allah itu berbeda dengan makhlukNya. Allah tidak dapat disamakan dengan apapun yang merupakan ciptaanNya. Kemudian sifat Qiyamuhu binafsihi yang bermakna bahwasanya Allah itu berdiri sendiri tanpa membutuhkan pada dzat apapun, tidak membutuhkan bantuan siapapun, tidak  butuh pada dzat yang mewujudkan akan tetapi justru Dialah dzat yang mewujudkan segalanya.
Sifat wajib bagi Allah yang selanjutnya ialah wahdaniyah (keesaan), yang bermakna bahwasanya sesungguhnya Allah SWT itu tidak ada duanya. Tidak ada yang mampu menyamaiNya dalam hal apapaun baik berupa dzat, sifat maupun perbuatannya.
Sifat-sifat wajib bagi Allah di kelompokkan menjadi empat bagian, yaitu pertama Nafsiyah yang terdiri dari sifat Wujud. Kedua, salbiyah yang terdiri dari sifat qidam, baqo’, mukholafatu lil hawaditsi, qiyamuhu binafsihi dan wahdaniyah. Ketiga ma'ani yang terdiri dari sifat qudrot, irodat, ilmu, hayat, sama’ dan bashor.
Ma’rifaht
Pondok Pesantren Darun Nun
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

1 komentar: