Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Tidur Yukk,,,,



Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Laila Nadhifah
BCT F.3 No.4






Tidur yuk….



Sekilas membaca judul diatas, pasti akan menimbulkan pro dan kontra. (kok ngajak tidur?,,,,*bintang pertanyaan bergeintangan di atas kepalaJ)
Tapi penulis tidak salah menuliskan judul.
ya, tidak salah!
Kurang tidur pun bisa menjadikan diri bermasalah!

Penyakit serius yang berisiko diderita oleh penderita kurang tidur adalah penyakit jantung, baik berupa serangan jantung maupun gagal jantung. Ketahuilah bahwa tidur berperan penting bagi kemampuan tubuh seseorang dalam menyembuhkan dan memperbaiki pembuluh darah dan jantung. Itulah kenapa seseorang yang kurang tidur cenderung rentan menderita penyakit serius terkait kardiovaskular.
Penderita insomnia juga mungkin menderita irama detak jantung yang tidak normal (aritmia), diabetes, stroke, atau tekanan darah tinggi. (www.aladokter.com)

Eits,,,tapi tunggu dulu, kebanyakan tidur juga tidak baik, karena banyak waktu yang akan terbuang sia-sia, setujuuu??

Setuju angkat tangan!:D

KH.Anwar Zahid dalam ceramahnya pernah menyampaikan, “annaumu syibhul maut” (tidur itu menyerupai orang mati) *nah lo,,,
Didukung lagi dengan penjelasan, “laa yamuutu wa laa yahya” tidak bermutu menghabiskan biaya,,hehe

Laa yamuutu wa laa yahya = tidak mati dan tidak hidup. Maksudnya?
lha bener kan, Tidak mati to,,lha tu masih bisa bernafas, buktinya baca tulisan iniJ
Dan tidak hidup, ,
hemmm, dia hidup tapi tidak produktif, gak ngapa-ngapain, lha wong tidur,,hehe.

Trus gimana dong?
Masak iya gak tidur?

Kalau gak tidur, hrap scroll lagi ke atas, betapa banyak bahaya yang ditimbulkan.

Lantas?
Para guru saya pernah mengatakan “Tidur Bentar, Tapi Berkualitas” (euuwww, bahasanya berat makkk)

Tidur karena benar-benar waktunya tidur dan dengan tidur itu bisa membuat jasmani dan rohani siap beraktifitas yang bermanfaat.
Contoh nya?

Dijelaskan dalam kitab bidayatul hidayah, karya imam al-ghazali, dalam bab “Adaabul Isti’dad Lisaairis Sholat”
sebaiknya dalam mempersiapkan diri untuk sholat dhuhur, sebelum matahari condong kebarat, lakukanlah Qoilullah-tidur sebentar di siang hari-

INGAT! Sebentar loh ya J
 Hal ini dilakukan agar mereka bisa bangun malam baik untuk tahajud, baca buku, makan sahur, dll. Dan yang lebih penting lagi, agar tidak ngantuk waktu sholat dhuhur atau tidur waktu baca wirid setelah sholat dhuhur.(ciee,,pengalaman pribadi :D)

Dijelaskan kembali dala kitab tersebut “ketika dhuhur datang, hendaknya segera bangun, ambil air wudhu, dan pergi kemasjid, kemudian lakukanlah sholat tahiyatul masjid dua roka’at”.

Dalam suatu riwayat disebutkan: “waktu menjelang matahari condong kebarat adalah waktu dimana pintu-pntu langit terbuka. Oleh sebab itu, aku berharap pada saat itu amal shaleh bisa terangkat

Barang siapa melakukan sholat sunnah empat roka’at sebelum dhuhur-dengan penuh kekhusyu’an dan kesempurnaan-, maka tujuh puluh ribu malaikat memerintahkan rahmat dan ampunan baginya -kepada allah- sampai dengan datangnya waktu malam”
(Al-ghazali:134-135)


SUBHANALLAH…

Tidur karena kebutuhan,,
Benar-benar karena kebutuhan!


(penulis pun masih belajar dan mencoba memahami aktifitas tidur dia sehari-hari, semoga bisa lebih baik dan sesuai dengan sunnah rasul_nya J)



Ref:
Al-ghazali. 2013. Terjemah Bidayatul Hidayah. Surabaya: Al-Miftah





Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar