Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

DIA

Oleh Dyah Ayu Fitriana

"Mbak aku lo nggak bisa nyanyi." Kata seorang gadis mungil di pojok masjid.
"Iya mbak, aku malu kalau disuruh sholawatan di panggung." sahut yang lain.
Hmm.. Keluhan bocah-bocah ini membuat keyakinanku goyah. Tapi secepat mungkin kututup wajah ragu dengan senyum yakin.
"Kalian pasti bisa kok."kudengar jelas bibirku berucap kata yang hatiku pun tak yakin padanya.

***

Aku melangkah pelan berselimut malu karena terlambat datang ke acara puncak. Mereka berenam menyerbuku.
"Mbak gimana ini aku takut kalau nggak bisa." rengek salah satu anak.
"Iya, mbak sih nggak ngajarin kita. Gimana nih mbak." protes yang lain. Mereka tak membiarkan aku bicara.
"Mbak nanti kalau nadaku kurang tinggi gimana?"
"Tenang adik adikku, yakin deh kalian pasti bisa! Udah maju sana, pasti bisa kok." Kudorong mereka asal, sambil cengengesan. Ada sesal di hatiku. Kalimat protes mereka tak mau menjauh dari telingaku. Satu persatu mereka mulai maju ke pentas yang berdiri gagah di depan masjid. Lalu di ujung gerbang kulihat gadis tinggi menjulang. Membawa buku kecil lengkap dengan pensilnya. Aku tersenyum memperhatikannya.
(Bersambung)

Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar