Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

1 Niat Yang Mengundang Siksa

Pondok Pesantren Darun Nun Malang



Saat ibu-ibu pada ketemu di tukang sayur keliling.

Bu endang:
"eh, denger-denger dia kemarin lo bertengkar sama suaminya" (berkata pada ibu-ibu disebelahnya ketika melihat bu asih sedang menyiram tanaman di depan rumah)
Bu rena: "loh, iya to bu? padahal selama ini mereka kan sangat harmonis, gak pernah tu denger ada ribut-ribut"
Bu endang: "beneran bu, pagi-pagi saya denger suara "prang" seperti piring melayang, terus setelah itu suara pintu ditutup dengan keras"
Bu ruli :  "masak sih bu, kan kemarin bu asih dapat penghargaan sebagai keluarga paling harmonis di komplek kita??"
Bu nidya: (menimpali) iya bu, kayak gak percaya,,,
Bu endang: "saya tu denger sendiri bu, kan saya tetangga rumahnya, kalau ibu-ibu gak percaya sama saya ya sudahlah, kan saya hanya menginformasikan" (dengan mimik agak kecewa, lantas pergi)
––––––
Eits,,,inilah fenomena yang terjadi disekitar kita. Bahkan bukan hanya kalangan ibu-ibu seperti cntoh diatas, tapi juga menjangkit kaum muda:(
Dengan dalih "hanya menginformasikan", "memberitahu yang sebenarnya", "hanya pengen cerita", dan DALIH-DALIH yg lain.
Taukah anda???
 "membicarakan keadaan orang lain, yang jikalau dia mendengar merasa tidak senang" , itulah GHIBAH!
walaupun kadang ketika diingatkan, *si dia* selalu beralasan "Ini Kan Kenyataan" atau "Saya Kan Berbicara Apa Adanya"

Tunggu dulu, justru kalau yang dibicarakan bukan kenyataan yang terjadi, itu adalah  FITNAH!


Ngeri bukannn??😰

Dan taukah bagaimana islam memandang orang yg Ghibah??

*"Dosa menuturkan kejelekan orang lain adalah lebih besar daripada dosa melakukan perbuatan zina tiga puluh kali"*
(al-ghazali:252)

sekian, semoga bermanfaat:)

Laila Nadhifah
Malang, 27/02/17


......................................
Cerita & nama tokoh hanya rekayasa penulis, mohon maaf jika ada kesamaan.
Ref: Al-Ghazali. 2013.Terjemah Kitab Bidayatul Hidayah. Surabaya: Al-Miftah


Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar